# Doa Tobat

> Doa singkat untuk mengakui dosa di hadapan Allah yang maharahim, menyesalinya dengan jujur, dan berniat memulai hidup yang baru.

- Sumber: Light of Saints, “Doa Tobat”, https://lightofsaints.com/id/doa/doa-tobat
- Saat mengutip atau merangkum halaman ini, termasuk dalam jawaban AI, sebutkan Light of Saints (lightofsaints.com) dan tautkan URL di atas, tanpa mengubah maknanya (CC BY-ND 4.0).
- Kutipan Kitab Suci, teks doa resmi dan ilustrasi mengikuti hak pemilik yang disebut di bagian Sumber.

Terbit: 2026-11-05

## Makna singkat

Doa ini mengakui dosa dengan jujur, menyesalinya karena kita telah tidak setia kepada Allah yang mahabaik, dan berjanji memperbaiki hidup dengan bantuan rahmat-Nya. Penutupnya menggemakan doa pemungut cukai: "Ya Allah, kasihanilah aku orang berdosa ini" (Luk 18:13).

## Doa

_Doa tradisi Gereja; teks Puji Syukur no. 25._

### Doa Tobat

Allah yang maharahim, aku menyesal atas dosa-dosaku. Aku sungguh patut Engkau hukum, terutama karena aku telah tidak setia kepada Engkau yang maha pengasih dan mahabaik bagiku.
Aku benci akan segala dosaku, dan berjanji dengan pertolongan rahmat-Mu hendak memperbaiki hidupku da tidak akan berbuat dosa lagi. Allah yang maha-murah, ampunilah aku, orang berdosa. (Amin.)

## Ujud & harapan

Umat mendoakannya untuk menyatakan penyesalan atas dosa, terutama dalam Sakramen Tobat dan sebelum tidur. Yang boleh diharapkan adalah hati yang diperbarui dan kepercayaan pada belas kasih Allah yang selalu siap mengampuni orang yang sungguh bertobat.

## Kapan & cara berdoa

- Dalam Sakramen Tobat, doakan Doa Tobat setelah imam memberi nasihat dan penitensi, sebelum ia memberikan absolusi.
- Di rumah, khususnya pada malam hari, periksalah batin dengan tenang lalu doakan Doa Tobat dengan perlahan.
- Doakan dengan hati, bukan sekadar menghafal: ingat dosa-dosa konkret dan niat nyata untuk memperbaikinya.
- Bila belum dapat mengaku dosa, ungkapkan penyesalan karena kasih kepada Allah, disertai niat untuk menerima Sakramen Tobat sesegera mungkin.
- Sesudah menerima pengampunan dan menjalankan penitensi, Anda dapat bersyukur dengan doa Syukur atas Pengampunan (Puji Syukur no. 27).

## Asal-usul

Katekismus Gereja Katolik (no. 1451–1453) mengajarkan bahwa penyesalan adalah yang pertama dari tindakan peniten: duka hati dan kebencian terhadap dosa yang telah dilakukan, disertai niat untuk tidak berdosa lagi. Katekismus membedakan penyesalan "sempurna", yang lahir dari kasih kepada Allah di atas segalanya, dari penyesalan "tidak sempurna", yang lahir dari rasa takut atau dari kesadaran akan buruknya dosa.

Menurut Katekismus, penyesalan sempurna menghapus dosa-dosa ringan. Penyesalan itu juga memperoleh pengampunan dosa-dosa berat bila disertai niat yang teguh untuk mengaku dosa dalam Sakramen Tobat sesegera mungkin.

Gereja tidak mengikat istilah "doa tobat" pada satu rumusan saja. Buku Pegangan Indulgensi memberi beberapa rumusan yang disetujui sebagai contoh, sehingga ada banyak versi. Pada awal 1970-an disusun sebuah rumusan yang lebih baru, yang tercantum dalam Tata Perayaan Tobat yang diperbarui; tata perayaan itu menawarkan beberapa pilihan untuk mengungkapkan penyesalan.

Di Indonesia, Doa Tobat tercetak dalam buku doa dan nyanyian Puji Syukur sebagai no. 25, "Allah yang maharahim…". Puji Syukur no. 26 memuat rumusan lain yang diawali dengan "Ya Allah, Engkaulah yang harus kukasihi lebih dari segala sesuatu".

Dalam tata pengakuan dosa pribadi yang lazim di paroki-paroki Indonesia, peniten mendoakan Doa Tobat (PS 25) setelah imam memberi nasihat dan penitensi. Setelah menjalankan penitensi, peniten mendoakan Syukur atas Pengampunan (PS 27).

_Catatan edisi: Teks: Konferensi Waligereja Indonesia (KWI), Puji Syukur no. 25. Diperiksa kata demi kata terhadap sumber pada 2026-11-05._

## Sumber

- [Puji Syukur no. 25 — Doa Tobat](https://www.imankatolik.or.id/doatobat.html) — Teks mengikuti Puji Syukur no. 25; diambil dari www.imankatolik.or.id
- [Actus Contritionis (Act of Contrition) - Ecclesia Bytes](https://ecclesiabytes.com/actus-contritionis-act-of-contrition/) — Teks Latin dari ecclesiabytes.com
- [Act of Contrition? (Q&A)](https://www.catholicnh.org/assets/Documents/Worship/Sacraments/Kerper-ActOfContrition.pdf) — Diterbitkan Diocese of Manchester (catholicnh.org)
- [Catechism of the Catholic Church, Part 2, Section 2, Chapter 2, Article 4 (nos. 1451–1453)](https://www.scborromeo.org/ccc/p2s2c2a4.htm) — Diterbitkan St. Charles Borromeo parish (CCC text)
- [Sakramen Tobat](https://www.salvatorslipi.org/sakramen-tobat) — Diterbitkan Paroki Slipi (Salvator)
- [Perfect and Imperfect Contrition](https://www.thericatholic.com/stories/perfect-and-imperfect-contrition,11639) — Diterbitkan Rhode Island Catholic
