# Litani Santo Yosef

> Sapalah Santo Yosef dengan gelar-gelarnya yang indah, dan mintalah ia menyertai keluarga, pekerjaan, dan perjalanan iman kita.

- Sumber: Light of Saints, “Litani Santo Yosef”, https://lightofsaints.com/id/doa/litani-santo-yosef
- Saat mengutip atau merangkum halaman ini, termasuk dalam jawaban AI, sebutkan Light of Saints (lightofsaints.com) dan tautkan URL di atas, tanpa mengubah maknanya (CC BY-ND 4.0).
- Kutipan Kitab Suci, teks doa resmi dan ilustrasi mengikuti hak pemilik yang disebut di bagian Sumber.

Terbit: 2026-11-06

## Makna singkat

Litani ini menyapa Santo Yosef dengan rangkaian gelar: keturunan Daud, mempelai Bunda Allah, pemelihara Putra Allah, kepala Keluarga Kudus, dan teladan keutamaan. Kita memohon doanya, sebab Kitab Suci menyebutnya seorang yang tulus hati (Mat 1:19).

## Doa

_Doa tradisi Gereja; teks Puji Syukur no. 219._

### Tuhan, kasihanilah kami

Tuhan, kasihanilah kami; Kristus, kasihanilah kami.
Tuhan, kasihanilah kami; Kristus, dengarkanlah kami.
Kristus, kabulkanlah doa kami.

### Allah

Allah Bapa di surga,
kasihanilah kami
Allah Putra, Penebus dunia,
Allah Roh Kudus,
Allah Tritunggal Kudus, Tuhan yang Maha Esa.

### Santa Maria dan Santo Yusuf

Santa Maria,
doakanlah kami
Santo Yusuf,
Keturunan Daud yang termasyhur,
Cahaya bapa bangsa,
Mempelai Bunda Allah,
Penjaga Santa Perawan yang murni.
Bapa pemelihara Putra Allah,
Pembela Kristus yang giat,
Kepala Keluarga Kudus,
Yusuf yang amat adil,
Yusuf yang amat murni,
Yusuf yang amat bijaksana,
Yusuf yang amat teguh hati,
Yusuf yang amat taat,
Yusuf yang amat setia,
Cermin kesabaran,
Pencinta kesederhanaan,
Teladan kaum pekerja,
Penopang keluarga,
Penghibur orang malang,
Pengharapan orang sakit,
Naungan orang yang menghadapi ajal,
Yang ditakuti oleh setan.

### Anak Domba Allah

Anak Domba Allah, yang menghapus dosa – dosa dunia, sayangilah kami.
Anak Domba Allah, yang menghapus dosa – dosa dunia, kabulkanlah doa kami.
Anak Domba Allah, yang menghapus dosa – dosa dunia, kasihanilah kami.
Yusuf, yang diangkat menjadi kepala Keluarga Kudus, jadikanlah kami anggota Keluarga Kudusmu.

### Doa penutup

Marilah kita berdoa (hening) :
Ya Allah, dalam penyelanggaraan-Mu yang tak terperikan, Engkau telah memilih Santo Yusuf menjadi suami bunda Putra-Mu.
Kami mohon kepada-Mu, berilah supaya dia yang kami hormati selaku pelindung di dunia, boleh menjadi pendoa kami di surga.
Engkau yang hidup dan berkuasa kini dan sepanjang masa. Amin

## Ujud & harapan

Umat mendoakan litani ini untuk keluarga, pekerjaan, orang-orang yang sedang kesulitan, dan saat harus mengambil keputusan penting. Kita berharap dapat belajar dari kesetiaan dan ketaatan Yosef serta merasa ditemani doanya di hadapan Allah.

## Kapan & cara berdoa

- Mulailah dengan Tanda Salib dan saat hening sejenak.
- Jika berdoa bersama, seorang pemimpin membacakan setiap seruan dan umat menjawab "kasihanilah kami" untuk seruan kepada Allah Tritunggal, lalu "doakanlah kami" untuk seruan kepada Bunda Maria dan Santo Yosef.
- Jika berdoa sendiri, ucapkan seruan dan jawabannya dengan tenang, boleh dalam hati.
- Tutuplah dengan doa penutup yang tercantum di akhir litani.
- Waktu yang cocok antara lain Hari Raya Santo Yosef (19 Maret) dan Peringatan Santo Yosef Pekerja (1 Mei); menurut kebiasaan umat, juga sepanjang bulan Maret dan pada hari Rabu.

## Asal-usul

Menurut surat Takhta Suci tahun 2021, Litani untuk menghormati Santo Yosef telah disetujui oleh Takhta Apostolik pada tahun 1909.

Pada 1 Mei 2021, bertepatan dengan Peringatan Santo Yosef Pekerja, Kongregasi Ibadat Ilahi dan Tata Tertib Sakramen mengirim surat kepada para ketua konferensi waligereja tentang tujuh seruan baru dalam litani ini. Surat itu mengaitkannya dengan peringatan 150 tahun pemakluman Santo Yosef sebagai Pelindung Gereja Semesta dan dengan surat apostolik Patris corde. Paus Fransiskus menyetujui penambahan seruan-seruan tersebut.

Ketujuh seruan baru dalam bahasa Latin adalah Custos Redemptoris, Serve Christi, Minister salutis, Fulcimen in difficultatibus, serta Patrone exsulum, afflictorum, dan pauperum. Kongregasi merujuk pada teks-teks sebelumnya, antara lain Redemptoris custos dari Santo Yohanes Paulus II, sebuah homili Paus Paulus VI, Santo Yohanes Krisostomus sebagaimana dikutip dalam Redemptoris custos, dan Patris corde.

Surat tahun 2021 itu menyerahkan penerjemahan dan penerbitan litani kepada konferensi waligereja masing-masing, tanpa perlu konfirmasi dari Takhta Apostolik. Konferensi juga boleh menambahkan seruan lain yang menghormati Santo Yosef di negerinya, asalkan ditempatkan pada tempat yang tepat dan tetap mengikuti bentuk sastra litani.

_Catatan edisi: Teks: Konferensi Waligereja Indonesia (KWI), Puji Syukur no. 219. Diperiksa kata demi kata terhadap sumber pada 2026-11-05._

## Sumber

- [Puji Syukur no. 219 — Litani Santo Yusuf](https://parokitidarmalang.org/litani-santo-yusuf/) — Teks mengikuti Puji Syukur no. 219; diambil dari parokitidarmalang.org
- [New Invocations in the Litany in honour of Saint Joseph](https://press.vatican.va/content/salastampa/en/bollettino/pubblico/2021/05/01/210501c.html) — Teks Latin dari press.vatican.va
- [Letter of the Congregation for Divine Worship and the Discipline of the Sacraments to the Presidents of the Bishops' Conferences on the new invocations in the Litany in honour of Saint Joseph](https://press.vatican.va/content/salastampa/en/bollettino/pubblico/2021/05/01/210501b.html) — Diterbitkan Holy See Press Office (press.vatican.va)
- [Pope approves 7 new invocations to Litany of St. Joseph](https://www.vaticannews.va/en/vatican-city/news/2021-05/pope-francis-litany-joseph-seven-invocations-congregation-worshi.html) — Diterbitkan Vatican News
- [Pope adds 7 new invocations to Litany of St. Joseph](https://aleteia.org/2021/05/01/pope-adds-7-new-invocations-to-litany-of-st-joseph/) — Diterbitkan Aleteia
