# Santa Rita dari Cascia: Pengampunan yang Lahir dari Kekuatan Iman

> Santa Rita dari Cascia dikenang sebagai saksi pengampunan yang tidak lahir dari sikap pasrah, melainkan dari kasih yang teguh kepada Kristus.

- Sumber: Light of Saints, “Santa Rita dari Cascia: Pengampunan yang Lahir dari Kekuatan Iman”, https://lightofsaints.com/id/santo-santa/santa-rita-dari-cascia
- Saat mengutip atau merangkum halaman ini, termasuk dalam jawaban AI, sebutkan Light of Saints (lightofsaints.com) dan tautkan URL di atas, tanpa mengubah maknanya (CC BY-ND 4.0).
- Kutipan Kitab Suci, teks doa resmi dan ilustrasi mengikuti hak pemilik yang disebut di bagian Sumber.

Terbit: 2026-10-31 · Diperingati: 22 Mei · Santo / Santa · 1381–1457

Rita dari Cascia menjalani beberapa panggilan dalam satu hidup: ia menjadi istri, ibu, janda dan biarawati pada zamannya. Hidupnya dijalani dengan rendah hati, tetapi kini ia dikenal di seluruh dunia karena hidup Kristiani yang heroik dalam semua peran itu. Yohanes Paulus II menyebutnya saksi pengampunan tanpa batas dan penerimaan penderitaan secara heroik.

## Kasih yang mengampuni

Yohanes Paulus II mengenang kasih Rita yang heroik di rumah tangganya dan dalam peristiwa-peristiwa kotanya. Amanat para Paus tidak merinci peristiwa itu atau siapa saja yang terlibat di dalamnya.

Paus yang sama menekankan cara Rita mengampuni dan menanggung penderitaan. Menurutnya, pengampunan yang Rita tawarkan dan penderitaan yang ia terima tidak lahir dari sikap menyerah begitu saja, tetapi dari kasihnya yang kuat kepada Kristus. Dari kasih itu pula, menurut Paus, iman Rita memberinya keteguhan untuk membawa damai di mana pun ia berada.

Kasih yang sama tampak dalam keibuannya. Yohanes Paulus II menilai Rita menghayati kekhasan panggilan perempuan secara mendalam, baik dalam keibuan jasmani maupun rohani. Paus Fransiskus menyoroti semangat hidup Rita serta kasih yang ia berikan kepada semua orang tanpa syarat.

## Serupa dengan Kristus tersalib

Rita juga menempuh hidup sebagai biarawati. Sumber-sumber yang tersedia tidak menjelaskan kapan atau bagaimana ia masuk biara. Yang disebut adalah arah rohaninya: Rita mengikuti spiritualitas Santo Agustinus. Menurut Yohanes Paulus II, di jalan itu ia belajar mengikuti Yesus yang tersalib dan menjadi akrab dengan penderitaan, sehingga ia mampu memahami kesedihan yang dirasakan orang lain.

Kerendahan hati dan ketaatan menjadi jalan yang ia tempuh untuk makin serupa dengan Kristus yang tersalib. Ada pula tanda pada dahi Rita. Yohanes Paulus II melihatnya sebagai bukti bahwa iman Kristianinya telah matang. Paus Leo XIII, ketika menetapkan Rita sebagai santa, menafsirkan bahwa Kristus berkenan memberi Rita tanda kasih dan penderitaan-Nya sendiri.

## Warisan Santa Rita

Kenangan akan Rita masih dirawat umat hingga kini. Devosi kepadanya di seluruh dunia dilambangkan dengan mawar, yang dikaitkan dengan mawar yang dipetik di kebun Roccaporena pada musim dingin sebelum ia wafat. Amanat Paus tidak menyebut peristiwa itu sebagai mukjizat. Bagi Yohanes Paulus II, Cascia terkait dengan kenangan akan Rita dan dengan spiritualitas Agustinian.

Pada 24 Mei 1900, Rita dikanonisasi sebagai santa. Yohanes Paulus II mencatat bahwa ia perempuan pertama yang dikanonisasi dalam Yubileum Agung pada awal abad ke-20. Gereja merayakan peringatannya setiap 22 Mei. Pada hari peringatan itu tahun 2019, Paus Fransiskus berharap para perempuan masa kini meneladan semangat hidup dan kasihnya.

## Sekilas

- **Diperingati:** 22 Mei
- **Status Gereja:** Santa; dikanonisasi pada 24 Mei 1900 ([Takhta Suci (vatican.va): To the pilgrims gathered to venerate Saint Rita of Cascia and to the Cavalieri del Lavoro (May 20, 2000)](https://www.vatican.va/content/john-paul-ii/en/speeches/2000/apr-jun/documents/hf_jp-ii_spe_20000520_santa-rita.html))
- **Peran hidup:** Istri, ibu, janda dan biarawati ([Takhta Suci (vatican.va): To the pilgrims gathered to venerate Saint Rita of Cascia and to the Cavalieri del Lavoro (May 20, 2000)](https://www.vatican.va/content/john-paul-ii/en/speeches/2000/apr-jun/documents/hf_jp-ii_spe_20000520_santa-rita.html))
- **Peringatan:** 22 Mei ([Takhta Suci (vatican.va): General Audience of 22 May 2019](https://www.vatican.va/content/francesco/en/audiences/2019/documents/papa-francesco_20190522_udienza-generale.html))
- **Spiritualitas:** Mengikuti spiritualitas Santo Agustinus ([Takhta Suci (vatican.va): To the pilgrims gathered to venerate Saint Rita of Cascia and to the Cavalieri del Lavoro (May 20, 2000)](https://www.vatican.va/content/john-paul-ii/en/speeches/2000/apr-jun/documents/hf_jp-ii_spe_20000520_santa-rita.html))
- **Lambang devosi:** Mawar, dikaitkan dengan mawar dari kebun Roccaporena ([Takhta Suci (vatican.va): To the pilgrims gathered to venerate Saint Rita of Cascia and to the Cavalieri del Lavoro (May 20, 2000)](https://www.vatican.va/content/john-paul-ii/en/speeches/2000/apr-jun/documents/hf_jp-ii_spe_20000520_santa-rita.html))

## Refleksi

Mengampuni tidak berarti pura-pura tidak terluka atau diam saja. Dari kisah Rita, kita belajar bahwa pengampunan bisa lahir dari kasih kepada Kristus. Mungkin hari ini itu berarti menahan diri untuk tidak membalas, lalu mencari jalan berdamai dengan saudara atau teman.

## Sumber

- [Takhta Suci (vatican.va): To the pilgrims gathered to venerate Saint Rita of Cascia and to the Cavalieri del Lavoro (May 20, 2000)](https://www.vatican.va/content/john-paul-ii/en/speeches/2000/apr-jun/documents/hf_jp-ii_spe_20000520_santa-rita.html) — Yohanes Paulus II, amanat 20 Mei 2000, no. 2; Yohanes Paulus II, amanat 20 Mei 2000, no. 1; Yohanes Paulus II, amanat 20 Mei 2000, no. 4 (mengutip pidatonya pada peringatan 600 tahun kelahiran Rita, 1982); Yohanes Paulus II, amanat 20 Mei 2000, no. 2 (merujuk Surat Apostolik Leo XIII Umbria gloriosa sanctorum parens); Yohanes Paulus II, amanat 20 Mei 2000, no. 4
- [Takhta Suci (vatican.va): General Audience of 22 May 2019](https://www.vatican.va/content/francesco/en/audiences/2019/documents/papa-francesco_20190522_udienza-generale.html) — Paus Fransiskus, Audiensi Umum 22 Mei 2019, salam khusus; Paus Fransiskus, Audiensi Umum, kepala dokumen
- [Takhta Suci (vatican.va): To the Order of St. Augustine (September 7, 2001)](https://www.vatican.va/content/john-paul-ii/en/speeches/2001/september/documents/hf_jp-ii_spe_20010907_agostiniani.html) — Yohanes Paulus II, amanat kepada Ordo Santo Agustinus, 7 September 2001, no. 4
