Doa Damai Santo Fransiskus

Doa tradisi Gereja. · Pemilik teks seperti tertera pada sumber

Berkati orang lain dengan membagikan doa ini.

Boleh disalin dan dibagikan dengan mencantumkan lightofsaints.com.

Bagikan

Doa Sederhana Fransiskus Assisi

Tuhan, jadikanlah aku pembawa damai-Mu.

Bila terjadi kebencian,

Jadikanlah aku pembawa cinta kasih;

Bila terjadi penghinaan,

Jadikanlah aku pembawa pengampunan;

Bila terjadi perselisihan,

Jadikanlah aku pembawa kerukunan;

Bila terjadi kebimbangan,

Jadikanlah aku pembawa kepastian;

Bila terjadi kesesatan,

Jadikanlah aku pembawa kebenaran;

Bila terjadi kecemasan,

Jadikanlah aku pembawa harapan;

Bila terjadi kesedihan,

Jadikanlah aku pembawa kegembiraan;

Bila terjadi kegelapan,

Jadikanlah aku pembawa terang.

Tuhan, semoga aku lebih ingin menghibur daripada dihibur,

memahami daripada dipahami,

mencintai daripada dicintai.

Sebab dengan memberi, aku menerima;

dengan mengampuni, aku diampuni;

dengan mati suci aku bangkit lagi untuk hidup selama-lamanya.

Amin.

Teks Latin

Oratio pacis

Domine, fac me instrumentum pacis tuae;

ut ubi odium est amorem inseram;

ut ubi iniuria est veniam inseram;

ut ubi discordia est concordiam inseram;

ut ubi error est veritatem inseram;

ut ubi dubium est fidem inseram;

ut ubi desperatio est spem inseram;

ut ubi tenebrae sunt lucem tuam inseram.

ut ubi tristitia est gaudium inseram;

Domine, fac ut magis quaeram consolare quam consolari;

ut magis quaeram intellegere quam intellegeri;

ut magis quaeram amare quam amari;

nam dando accepimus;

nam nos obliviscendo invenimus;

nam nos ignoscendo ignoscimur;

et moriendo ad aeternam vitam resuscitemur.

Amen.

Makna singkat

Doa ini memohon agar Tuhan menjadikan kita pembawa damai-Nya: membawa kasih di tengah kebencian, pengampunan di tengah penghinaan, dan terang di tengah kegelapan. Doa ini menggemakan sabda Yesus, "Berbahagialah orang yang membawa damai" (Mat 5:9), dan mengajak kita lebih ingin memberi daripada menerima.

Ujud & harapan

Umat mendoakannya untuk perdamaian di dunia, untuk rekonsiliasi dalam keluarga atau komunitas, dan ketika hati sedang dikuasai amarah atau kecemasan. Yang boleh kita harapkan adalah hati yang perlahan diubah Tuhan agar lebih sabar, lebih mudah mengampuni, dan lebih peduli pada sesama.

Kapan & cara berdoa

  1. Doakan pada pagi hari untuk memulai hari dengan niat membawa damai, atau pada malam hari sambil meninjau kembali hari yang telah lewat.
  2. Ambil sikap tenang, duduk atau berlutut, lalu awali dengan Tanda Salib.
  3. Ucapkan doa ini perlahan; berhentilah sejenak pada baris yang paling menyentuh keadaanmu saat itu.
  4. Doa ini juga dapat didaraskan bersama dalam kelompok atau dinyanyikan sebagai lagu.
  5. Secara khusus, banyak umat mendoakannya pada pesta Santo Fransiskus Asisi (4 Oktober) dan pada masa perang atau konflik.

Asal-usul

Sejarah

Cetakan tertua yang diketahui dari doa ini muncul pada Desember 1912 dalam La Clochette, majalah kecil di Paris milik La Ligue de la Sainte-Messe. Doa itu terbit tanpa nama pengarang dengan judul "Belle prière à faire pendant la messe" (Doa indah untuk didoakan selama Misa). [3][4]

La Ligue de la Sainte-Messe didirikan pada 1901 oleh Pastor Esther Bouquerel (1855–1923). Ada kemungkinan ia sendiri yang menulis doa ini, tetapi tidak ada dokumen yang membuktikannya. [3]

Pada 1915 Marquis Stanislas de La Rochethulon mengirimkan doa ini dalam bahasa Prancis kepada Paus Benediktus XV. Pada 1916 doa ini terbit dalam bahasa Italia di L'Osservatore Romano. Sekitar tahun 1920, seorang imam Fransiskan Prancis mencetaknya di balik gambar Santo Fransiskus dengan judul "Prière pour la paix", tanpa menyebut Fransiskus sebagai pengarangnya. Dari sinilah kemungkinan besar kaitan doa ini dengan Santo Fransiskus bermula. [4][5]

Doa ini tidak terdapat dalam tulisan-tulisan asli Santo Fransiskus Asisi. Para ahli Fransiskan, seperti Kajetan Esser, menyatakan bahwa doa ini jelas bukan karyanya. Doa ini pertama kali dikaitkan dengan Fransiskus pada 1927 oleh gerakan Protestan Prancis Les Chevaliers du Prince de la Paix, dan terjemahan Inggris pertama yang diketahui (1936, dalam buku Kirby Page) juga menyebut Fransiskus sebagai pengarangnya. [3][4][5][6]

Selama dan sesudah Perang Dunia II, doa ini tersebar luas sebagai "Doa Santo Fransiskus", antara lain melalui buku dan penyebaran oleh Kardinal Francis Spellman, Uskup Agung New York. Meskipun bukan tulisannya, doa ini dikaitkan dengan Fransiskus karena mencerminkan semangatnya. [5][7]

Sumber & versi

Teks: Pemilik teks seperti tertera pada sumber. Diperiksa kata demi kata terhadap sumber pada 2026-11-05.

  1. 100 Tahun Doa Damai Fransiskus Assisi

    Teks diambil dari ofm-indonesia.org

    Teks doa © Pemilik teks seperti tertera pada sumber; dikutip dengan atribusi dan tautan (keputusan pemilik K2, ADR 0067).

  2. Oratio pacis

    Teks Latin dari paulzanotelli.ch

    Teks Latin dikutip dengan atribusi dan tautan.

  3. The Origin and Original Text of the Peace Prayer of St. Francis

    Diterbitkan Franciscan Archive (reproduces Christian Renoux's findings)

    Dirujuk sebagai sumber fakta; teks sumber tetap milik penerbitnya.

  4. The Origin Of The Peace Prayer Of St. Francis

    Diterbitkan silkworth.net (mirror of the Renoux text; cites La Clochette no. 12, Dec. 1912, p. 285)

    Dirujuk sebagai sumber fakta; teks sumber tetap milik penerbitnya.

  5. A Look at the Peace Prayer of St. Francis

    Diterbitkan Franciscan Media

    Dirujuk sebagai sumber fakta; teks sumber tetap milik penerbitnya.

  6. The Story behind the Peace Prayer of St. Francis

    Diterbitkan Franciscan Archive

    Dirujuk sebagai sumber fakta; teks sumber tetap milik penerbitnya.

  7. Peace Prayer attributed to St. Francis because it reflects his spirit

    Diterbitkan dolr.org (diocesan Catholic article)

    Dirujuk sebagai sumber fakta; teks sumber tetap milik penerbitnya.

Boleh disalin dan dibagikan dengan mencantumkan lightofsaints.com. Hak salin