Doa Malaikat Tuhan

Doa tradisi Gereja; teks Puji Syukur No.15. · Konferensi Waligereja Indonesia (KWI)

Berkati orang lain dengan membagikan doa ini.

Boleh disalin dan dibagikan dengan mencantumkan lightofsaints.com.

Bagikan

Doa Malaikat Tuhan

Maria diberi kabar oleh malaikat Tuhan, bahwa ia akan mengandung dari Roh Kudus.

Salam Maria …

Aku ini hamba Tuhan, terjadilah padaku menurut perkataanmu.

Salam Maria ….

Sabda sudah menjadi daging, dan tinggal di antara kita.

Salam Maria ….

Doakanlah kami, ya Santa Bunda Allah, supaya kami dapat menikmati janji Kristus.

Ya Allah, karena kabar malaikat kami mengetahui bahwa Yesus Kristus Putra-Mu menjadi manusia; curahkanlah rahmat-Mu ke dalam hati kami, supaya karena sengsara dan salib-Nya, kami dibawa kepada kebangkitan yang mulia. Sebab Dialah Tuhan, pengantara kami. Amin.

Teks Latin

Angelus

Angelus Dómini nuntiávit Mariæ.

Et concépit de Spíritu Sancto.

Ave Maria...

Ecce ancílla Dómini.

Fiat mihi secúndum verbum tuum.

Ave Maria...

Et Verbum caro factum est.

Et habitávit in nobis.

Ave Maria...

Ora pro nobis, sancta Dei génetrix.

Ut digni efficiámur promissiónibus Christi.

Orémus.

Grátiam tuam, quǽsumus, Dómine,

méntibus nostris infunde;

ut qui, Ángelo nuntiánte, Christi Fílii tui incarnatiónem cognóvimus, per passiónem eius et crucem, ad resurrectiónis glóriam perducámur. Per eúndem Christum Dóminum nostrum.

Amen.

Gloria Patri... (ter)

Requiem aeternam...

Makna singkat

Doa ini mengenang kabar malaikat kepada Maria, jawaban "Aku ini hamba Tuhan" (Luk 1:38), dan Sabda yang menjadi daging (Yoh 1:14), diselingi tiga Salam Maria. Penutupnya memohon rahmat agar lewat sengsara dan salib Kristus kita dibawa kepada kebangkitan yang mulia.

Ujud & harapan

Umat mendoakannya untuk menguduskan waktu sehari-hari dan mengingat bahwa Allah hadir di tengah hidup manusia. Kita boleh berharap belajar dari Maria untuk menerima kehendak Allah dengan rendah hati.

Kapan & cara berdoa

  1. Doakan tiga kali sehari menurut kebiasaan: sekitar pukul 06.00, pukul 12.00, dan pukul 18.00; doa ini boleh didoakan dengan atau tanpa bunyi lonceng.
  2. Ucapkan ketiga ayat pembuka, masing-masing disusul satu Salam Maria.
  3. Banyak orang membungkuk atau berlutut pada kata-kata "Sabda sudah menjadi daging".
  4. Tutup dengan ayat "Doakanlah kami, ya Santa Bunda Allah" dan doa penutup.
  5. Menurut kebiasaan, doa ini didoakan sambil berdiri pada Sabtu sore dan hari Minggu.
  6. Selama masa Paskah, doa ini diganti dengan Ratu Surga (Regina Caeli).

Asal-usul

Sejarah

Doa Malaikat Tuhan adalah devosi singkat untuk menghormati inkarnasi. Intinya adalah tiga kali Salam Maria; tiga ayat pembuka serta ayat dan doa penutup baru ditambahkan pada masa-masa kemudian. [3]

Catholic Encyclopedia menyimpulkan bahwa doa ini berawal sebagai tiruan doa malam para rahib. Menurut ensiklopedia itu, doa ini kemungkinan besar tidak berhubungan langsung dengan lonceng malam yang dibunyikan sebagai tanda memadamkan api dan lampu. [3]

Pada 2 April 1742 Paus Benediktus XIV menetapkan bahwa selama masa Paskah Doa Malaikat Tuhan diganti dengan antifon Ratu Surga (Regina Caeli). Ia juga menetapkan agar doa ini didoakan sambil berdiri pada Sabtu sore dan hari Minggu. [4]

Gereja memberikan indulgensi sebagian kepada umat yang dengan khidmat mendoakan Malaikat Tuhan (atau Ratu Surga pada masa Paskah). Enchiridion Indulgensi, no. 9, menyebut kebiasaan mendoakannya pada pagi, siang, dan sore sebagai kebiasaan yang patut dipuji. [5]

Sumber & versi

Teks: Konferensi Waligereja Indonesia (KWI), Puji Syukur No.15. Diperiksa kata demi kata terhadap sumber pada 2026-11-05.

  1. Puji Syukur No.15 — Doa Angelus (Doa Malaikat Tuhan) - Puji Syukur No.15

    Teks mengikuti Puji Syukur No.15; diambil dari parokijetis.com

    Teks doa © Konferensi Waligereja Indonesia (KWI); dikutip dengan atribusi dan tautan (keputusan pemilik K2, ADR 0067).

  2. Pope at Angelus: Render unto Caesar means being truthful, free to do good - Vatican News

    Teks Latin dari www.vaticannews.va

    Teks Latin dikutip dengan atribusi dan tautan.

  3. Catholic Encyclopedia: Angelus

    Diterbitkan New Advent (Catholic Encyclopedia, 1907–1912)

    Dirujuk sebagai sumber fakta; teks sumber tetap milik penerbitnya.

  4. Directory on Popular Piety and the Liturgy: Principles and Guidelines (Vatican City, 17 Dec 2001)

    Diterbitkan Catholic Culture (reproducing the Congregation for Divine Worship document)

    Dirujuk sebagai sumber fakta; teks sumber tetap milik penerbitnya.

  5. The Angelus & The Regina Caeli

    Diterbitkan EWTN (quoting the Enchiridion of Indulgences, n. 9)

    Dirujuk sebagai sumber fakta; teks sumber tetap milik penerbitnya.

Boleh disalin dan dibagikan dengan mencantumkan lightofsaints.com. Hak salin