Kemuliaan

Doa tradisi Gereja; teks Puji Syukur no 13. · Konferensi Waligereja Indonesia (KWI)

Berkati orang lain dengan membagikan doa ini.

Boleh disalin dan dibagikan dengan mencantumkan lightofsaints.com.

Bagikan

Doa Kemuliaan

Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus,

seperti pada permulaan, sekarang, selalu,

dan sepanjang segala abad. (Amin.)

Teks Latin

Gloria Patri

Glória Patri

et Fílio

et Spirítui Sancto.

Sicut erat in princípio,

et nunc et semper

et in sæ´cula sæculórum. Amen.

Makna singkat

Doa ini tidak meminta apa pun, tetapi memuliakan Allah Tritunggal, Bapa, Putra, dan Roh Kudus, sejak permulaan, kini, dan selamanya. Rumusannya menggemakan perutusan Yesus untuk membaptis "dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus" (Mat 28:19).

Ujud & harapan

Umat mendoakan Kemuliaan untuk memuji dan bersyukur kepada Allah, serta untuk menutup doa lain dengan menyerahkan semuanya kepada Tritunggal Mahakudus. Doa ini juga dapat menjadi pengakuan iman yang singkat di saat gembira maupun sulit, sebagai cara untuk mengarahkan hati kembali kepada Allah.

Kapan & cara berdoa

  1. Dalam Doa Rosario, ucapkan Kemuliaan pada akhir setiap peristiwa, sesudah Bapa Kami dan sepuluh Salam Maria.
  2. Dalam Ibadat Harian, Kemuliaan biasanya diucapkan pada akhir mazmur dan kidung.
  3. Gunakan juga untuk menutup doa pribadi atau devosi lain, pada pagi, siang, maupun malam hari.
  4. Sebagian umat membuat Tanda Salib saat mengucapkan bagian pertama, sebagai pengakuan iman akan Allah Tritunggal.
  5. Ucapkan dengan perlahan, baik sendiri maupun bersama-sama secara bergantian.

Asal-usul

Sejarah

Kemuliaan, yang juga disebut "doksologi kecil", kemungkinan besar berasal dari penyesuaian awal atas rumusan berkat Yahudi yang ditujukan kepada Allah, yang sudah muncul dalam Perjanjian Baru. Rumusannya yang sekarang dipengaruhi oleh rumusan baptis trinitaris dalam Matius 28:19. [4]

Tradisi · Menurut laporan yang diwariskan oleh Santo Hieronimus, Paus Damasus (366–384) memasukkan Kemuliaan pada akhir mazmur. Catholic Encyclopedia mencatat hal ini berdasarkan kesaksian Hieronimus dan tidak menyajikannya sebagai fakta yang terdokumentasi secara terpisah. [3]

Pada tahun 529, Sinode Vaison II di Galia, dalam kanon 5, memerintahkan agar kata-kata "Sicut erat in principio" (seperti pada permulaan) diucapkan di Galia. Sinode itu menyebut kata-kata tersebut sudah dipakai di Roma, di Timur, dan di Afrika sebagai sikap menentang Arianisme. Menurut Catholic Encyclopedia, sinode keliru soal Timur, sebab kata-kata itu tidak pernah dipakai dalam ritus Timur mana pun. Ungkapan "sicut erat" mungkin semula merujuk kepada Putra, menggemakan awal Injil Yohanes, dan baru kemudian dipahami sebagai merujuk kepada kemuliaan. [5]

Bagian kedua doa ini berkembang dari jawaban sederhana "selama-lamanya". Jawaban itu kemudian diperluas dengan kata "sekarang", lalu, hanya di Barat, dengan "seperti pada permulaan". Dalam bentuk yang kita kenal, doksologi ini dipakai di seluruh Gereja Barat sejak sekitar abad ketujuh. Pengecualiannya adalah Ritus Mozarab, yang memakai rumusan "Gloria et honor Patri et Filio et Spiritui sancto in saecula saeculorum". [6][3]

Dalam Ibadat Harian Romawi, Kemuliaan diucapkan pada akhir mazmur. Doa ini juga terus-menerus dipakai dalam devosi di luar liturgi, misalnya dalam Doa Rosario. [7][3]

Sumber & versi

Teks: Konferensi Waligereja Indonesia (KWI), Puji Syukur no 13. Diperiksa kata demi kata terhadap sumber pada 2026-10-30.

  1. Puji Syukur no 13 — Doa Kemuliaan - Bunda Maria - WordPress.com

    Teks mengikuti Puji Syukur no 13; diambil dari doakatoliksalammaria.wordpress.com

    Teks doa © Konferensi Waligereja Indonesia (KWI); dikutip dengan atribusi dan tautan (keputusan pemilik K2, ADR 0067).

  2. Latin Prayers

    Teks Latin dari adoremus.org

    Teks Latin dikutip dengan atribusi dan tautan.

  3. Doxology

    Diterbitkan Catholic Encyclopedia (1909), New Advent

    Dirujuk sebagai sumber fakta; teks sumber tetap milik penerbitnya.

  4. Dictionary: Gloria Patri

    Diterbitkan Catholic Culture

    Dirujuk sebagai sumber fakta; teks sumber tetap milik penerbitnya.

  5. Doxology (Catholic Encyclopedia volume)

    Diterbitkan Catholic Online

    Dirujuk sebagai sumber fakta; teks sumber tetap milik penerbitnya.

  6. Gloria Patri (ICET/ELLC commentary)

    Diterbitkan English Language Liturgical Consultation, englishtexts.org

    Dirujuk sebagai sumber fakta; teks sumber tetap milik penerbitnya.

  7. Doxology

    Diterbitkan Catholic Answers (reprint of Catholic Encyclopedia)

    Dirujuk sebagai sumber fakta; teks sumber tetap milik penerbitnya.

Boleh disalin dan dibagikan dengan mencantumkan lightofsaints.com. Hak salin