Salam Ratu

Doa tradisi Gereja. · Pemilik teks seperti tertera pada sumber

Berkati orang lain dengan membagikan doa ini.

Boleh disalin dan dibagikan dengan mencantumkan lightofsaints.com.

Bagikan

Salam Ya Ratu

Salam ya Ratu, Bunda yang berbelas kasih,

Hidup, manis, dan harapan kami, salam.

Kami berseru kepadamu, anak-anak Hawa yang terbuang.

Kami meneteskan air mata, mengeluh, dan menangis di lembah air mata ini.

Maka, ya pengantara kami,

pandanglah kami dengan mata belas kasihmu.

Dan sesudah pembuangan ini,

perlihatkanlah kepada kami Yesus, buah rahimmu yang terpuji itu.

Oh yang lembut, yang penyayang,

yang manis, ya Perawan Maria yang murni.

Teks Latin

Salve Regina

Salve, Regina, mater misericordiae;

vita, dulcedo et spes nostra, salve.

Ad te clamamus, exsules filii Hevae.

Ad te suspiramus, gementes et flentes

in hac lacrimarum valle.

Eia ergo, advocata nostra,

illos tuos misericordes oculos ad nos converte.

Et Iesum, benedictum fructum ventris tui,

nobis post hoc exsilium ostende.

O clemens, O pia, O dulcis Virgo Maria.

Versus et responsum

V. Ora pro nobis, sancta Dei Genitrix.

R. Ut digni efficamur promissionibus Christi.

Oratio

Oremus.

Omnipotens sempiterne Deus, qui gloriosae Virginis Matris Mariae corpus et animam, ut dignum Filii tui habitaculum effici mereretur, Spiritu Sancto cooperante, praeparasti, da, ut cuius commemoratione laetamur; eius pia intercessione, ab instantibus malis et a morte perpetua liberemur.

Per eundem Christum Dominum nostrum. Amen.

Makna singkat

Doa ini menyapa Maria sebagai Ratu dan Bunda belas kasih, lalu mengakui hidup kita sebagai pembuangan yang penuh air mata. Kita memohon agar ia memandang kita dengan belas kasih dan, sesudah hidup ini, menunjukkan Yesus, buah rahimnya yang terpuji (bdk. Luk 1:42).

Ujud & harapan

Orang mendoakan Salam Ratu saat lelah, berduka, atau cemas, dan setiap kali ingin menutup hari dalam perlindungan Bunda Maria. Yang boleh diharapkan ialah penghiburan dan kepercayaan bahwa Maria menuntun kita kepada Yesus, bukan jaminan hasil tertentu.

Kapan & cara berdoa

  1. Daraskan sebagai doa penutup sesudah peristiwa-peristiwa Rosario.
  2. Doakan pada malam hari sebelum tidur.
  3. Dalam Ibadat Harian, antifon ini dapat dipakai sebagai penutup Ibadat Penutup; pada Masa Paskah dipakai antifon Ratu Surga (Regina Caeli).
  4. Bisa didaraskan sambil berlutut atau berdiri, perlahan, atau dinyanyikan dengan lagu Gregorian.
  5. Akhiri dengan tanda salib.

Asal-usul

Sejarah

Tradisi · Salve Regina adalah antifon Maria berbahasa Latin dari abad ke-11. Secara tradisional, antifon ini dianggap karya Beato Hermann dari Reichenau (1013–1054), seorang rahib Benediktin di Biara Reichenau di tepi Danau Konstanz. [4]

Namun, atribusi kepada Hermann tidak pasti. Banyak ahli musik kini memperlakukan karya ini sebagai anonim, dan para peneliti meragukan apakah himne-himne yang dikaitkan dengannya masih ada dalam bentuk aslinya. [4][5]

Antifon ini diperkenalkan di Cîteaux pada pertengahan abad ke-12. Satu sumber menyebut bahwa para rahib Sistersien memakainya sebagai nyanyian prosesi harian sejak 1218 dan sebagai penutup Ibadat Penutup sejak 1251, meskipun tahun-tahun ini berbeda-beda menurut sumber. [3][6]

Menurut sebuah panduan universitas, Salve Regina telah menjadi bagian dari Ibadat Penutup dalam Ritus Latin sejak abad ke-14. [6]

Tradisi · Menurut Catholic Encyclopedia (1913), di Katedral Speyer, Jerman, Salve Regina dinyanyikan secara meriah setiap hari untuk menghormati Santo Bernardus dari Clairvaux. Kebiasaan setempat ini mencerminkan tradisi yang mengaitkan santo itu dengan tiga seruan penutup antifon ini. [3]

Sumber & versi

Teks: Pemilik teks seperti tertera pada sumber. Diperiksa kata demi kata terhadap sumber pada 2026-11-05.

  1. Doa Salam Ya Ratu / Salve Regina - Keuskupan Purwokerto

    Teks diambil dari keuskupanpurwokerto.id

    Teks doa © Pemilik teks seperti tertera pada sumber; dikutip dengan atribusi dan tautan (keputusan pemilik K2, ADR 0067).

  2. Hail Holy Queen Prayer (Salve Regina)

    Teks Latin dari www.knightsoftheholyeucharist.com

    Teks Latin dikutip dengan atribusi dan tautan.

  3. Salve Regina

    Diterbitkan Catholic Encyclopedia (1913), New Advent

    Dirujuk sebagai sumber fakta; teks sumber tetap milik penerbitnya.

  4. Impressions of Rome: Salve

    Diterbitkan Benedictine Abbey of Christ in the Desert

    Dirujuk sebagai sumber fakta; teks sumber tetap milik penerbitnya.

  5. Hermann of Reichenau (1013 - 1054) - Biography

    Diterbitkan MacTutor History of Mathematics, University of St Andrews

    Dirujuk sebagai sumber fakta; teks sumber tetap milik penerbitnya.

  6. Hymns/Antiphons - Mariology

    Diterbitkan University of St. Thomas Libraries

    Dirujuk sebagai sumber fakta; teks sumber tetap milik penerbitnya.

Boleh disalin dan dibagikan dengan mencantumkan lightofsaints.com. Hak salin