Salam Bintang Samudra (Ave Maris Stella)

Doa tradisi Gereja. · Pemilik teks seperti tertera pada sumber

Berkati orang lain dengan membagikan doa ini.

Boleh disalin dan dibagikan dengan mencantumkan lightofsaints.com.

Bagikan

Salam, ya Bintang Lautan

Bunda Allah Putra, Tuhan

Kau selamanya Perawan

Pintu gerbang kes’lamatan.

Kau t’rima salam malaikat

Salam, kau yang penuh rahmat

Nama Hawa pun kau angkat

B’ri kami damai dan berkat.

Kendurkan rantai pendosa

Celikkan mata yang buta

Buat dosa kami sirna

Dan kebajikan meraja.

Jadilah engkau, ya Bunda

untuk kami perantara

Pada Yang lahir di dun’ia

Yang bagimu jadi Putra.

Ya Perawan termulia

Santa Perawan Kusuma

Buat kami tanpa noda,

Patuh, suci, penuh takwa.

Limpahkan hidup yang kudus

Siapkan jalan yang lurus

‘Tuk dapat peroleh Yesus

Dan bersukacita terus.

Kemuli’aan pada Bapa

Pujian 'tuk Kristus Putra

Kepada Roh Kudus pula

Allah Tritunggal yang Esa.

Amin.

Teks Latin

Ave, maris stella,

Dei Mater alma,

atque semper Virgo,

felix caeli porta.

Sumens illud Ave

Gabrielis ore,

funda nos in pace,

mutans Hevae nomen.

Solve vincla reis,

profer lumen caecis,

mala nostra pelle,

bona cuncta posce.

Monstra te esse matrem,

sumat per te preces

qui pro nobis natus

tulit esse tuus.

Virgo singularis,

inter omnes mitis,

nos culpis solutos

mites fac et castos.

Vitam praesta puram,

iter para tutum,

ut videntes Iesum

semper collaetemur.

Sit laus Deo Patri,

summo Christo decus,

Spiritui Sancto

tribus honor unus. Amen.

Makna singkat

Madah ini menyapa Maria sebagai Bintang Laut, Bunda Allah, dan pintu gerbang keselamatan, sambil mengenang salam malaikat Gabriel (Luk 1:28). Umat memohon agar Maria menjadi perantara pada Putranya, supaya dosa dihapus, mata yang buta dicelikkan, dan hidup kita dituntun di jalan yang lurus menuju Yesus.

Ujud & harapan

Banyak orang mendoakan madah ini untuk memohon bimbingan Bunda Maria, terutama saat bepergian atau ketika hidup terasa seperti berlayar di laut yang bergelombang. Orang juga menyanyikannya untuk memohon pertobatan, hati yang murni, dan kesetiaan mengikuti Yesus, dengan percaya bahwa Maria menyertai doa kita kepada Putranya.

Kapan & cara berdoa

  1. Nyanyikan atau doakan madah ini pada doa sore (Ibadat Sore), terutama pada hari raya, pesta, dan peringatan Santa Perawan Maria.
  2. Hari Sabtu, yang secara tradisional dipersembahkan kepada Maria, juga menjadi waktu yang cocok.
  3. Doakan perlahan bait demi bait, sendiri atau bersama keluarga dan komunitas, sambil berdiri atau berlutut di depan gambar Bunda Maria.
  4. Banyak orang mendoakannya sebelum memulai perjalanan, memohon penyertaan Maria sebagai Bintang Samudra.
  5. Pada bulan Mei dan Oktober, bulan Maria, madah ini dapat menyertai doa Rosario atau Litani Santa Perawan Maria.

Asal-usul

Sejarah

Bentuk tertulis tertua madah ini terdapat dalam Codex Sangallensis 95, sebuah naskah abad ke-9 dari Biara Santo Gallus di Swiss. Keberadaannya dalam naskah itu menunjukkan bahwa madah ini mungkin sudah digubah pada abad ke-8. [5][3]

Pengarangnya tidak diketahui. Anggapan bahwa madah ini ditulis Santo Bernardus dari Clairvaux (abad ke-12) tidak mungkin benar, karena madahnya lebih tua. Atribusi kepada Venantius Fortunatus (wafat 609) dinilai tidak cukup berdasar, dan Paulus Diakonus (wafat 787) juga pernah diusulkan sebagai pengarangnya. [4][5][3]

Dalam bahasa Latin, madah ini terdiri atas tujuh bait yang masing-masing berisi empat baris, disusun dengan irama tekanan kata dan tanpa rima. Pada Abad Pertengahan madah ini banyak dipakai dalam Ibadat Harian, dan banyak madah lain digubah dengan meneladaninya. [4][5]

Dalam Brevir Romawi, madah ini ditetapkan untuk Ibadat Sore pada Rumus Umum Santa Perawan Maria, untuk Ibadat hari Sabtu, dan untuk Ibadat Singkat Santa Perawan Maria (Officium Parvum). [4]

Tradisi · Gelar "Bintang Laut" berasal dari tafsiran nama Ibrani Maria (Miryam) dalam tradisi Santo Hieronimus. Menurut tradisi ini, Hieronimus mengartikannya "stilla maris" (tetes laut), lalu para penyalin abad pertengahan menuliskannya "stella maris" (bintang laut). Rinciannya diceritakan berbeda-beda dan bukan ajaran resmi Gereja. [6]

Sumber & versi

Teks: Pemilik teks seperti tertera pada sumber. Diperiksa kata demi kata terhadap sumber pada 2026-11-05.

  1. Kidung Ave Maris Stella ("Salam, Ya Bintang Lautan") - Gereja Katolik

    Teks diambil dari vatikankatolik.id

    Teks doa © Pemilik teks seperti tertera pada sumber; dikutip dengan atribusi dan tautan (keputusan pemilik K2, ADR 0067).

  2. Ave Maris Stella

    Teks Latin dari catholic-repository.org

    Teks Latin dikutip dengan atribusi dan tautan.

  3. Ave Maris Stella

    Diterbitkan Preces Latinae

    Dirujuk sebagai sumber fakta; teks sumber tetap milik penerbitnya.

  4. Ave Maris Stella (Catholic Encyclopedia, 1913)

    Diterbitkan Catholic Answers / Robert Appleton Company

    Dirujuk sebagai sumber fakta; teks sumber tetap milik penerbitnya.

  5. Ave Maris Stella (New Catholic Encyclopedia)

    Diterbitkan Encyclopedia.com / New Catholic Encyclopedia

    Dirujuk sebagai sumber fakta; teks sumber tetap milik penerbitnya.

  6. Ave Maris Stella

    Diterbitkan Locus Mariologicus

    Dirujuk sebagai sumber fakta; teks sumber tetap milik penerbitnya.

Boleh disalin dan dibagikan dengan mencantumkan lightofsaints.com. Hak salin