Kidung Maria (Magnificat)

Doa tradisi Gereja. · Pemilik teks seperti tertera pada sumber

Berkati orang lain dengan membagikan doa ini.

Boleh disalin dan dibagikan dengan mencantumkan lightofsaints.com.

Bagikan

Kidung Maria

Aku mengagungkan Tuhan, hatiku bersukaria karena Allah penyelamatku.

Sebab Ia memperhatikan daku, hamba-Nya yang hina ini.

Mulai sekarang aku disebut yang bahagia, oleh sekalian bangsa.

Sebab perbuatan besar dikerjakan bagiku oleh Yang Mahakuasa, kuduslah nama-Nya.

Kasih sayang-Nya turun-temurun, kepada orang yang takwa.

Perkasalah perbuatan tangan-Nya, dicerai-beraikan-Nya orang yang angkuh hatinya.

Orang yang berkuasa diturunkan-Nya dari takhta, yang hina dina diangkat-Nya.

Orang lapar dikenyangkan-Nya dengan kebaikan, orang kaya diusir-Nya pergi dengan tangan kosong.

Menurut janji-Nya kepada leluhur kita, Allah telah menolong Israel hamba-Nya.

Demi kasih sayang-Nya kepada Abraham serta keturunannya, untuk selama-lamanya.

Teks Latin

Magnificat

Magnificat anima mea Dominum;

Et exultavit spiritus meus in Deo salutari meo,

Quia respexit humilitatem ancillae suae; ecce enim ex hoc beatam me dicent omnes generationes.

Quia fecit mihi magna qui potens est, et sanctum nomen ejus, Et misericordia ejus a progenie in progenies timentibus eum.

Fecit potentiam brachio suo;

Dispersit superbos mente cordis sui.

Deposuit potentes de sede, et exaltavit humiles.

Esurientes implevit bonis, et divites dimisit inanes.

Sucepit Israel, puerum suum, recordatus misericordiae suae, Sicut locutus est ad patres nostros, Abraham et semeni ejus in saecula.

Makna singkat

Dalam kidung ini (Luk 1:46-55) Maria memuliakan Allah yang memperhatikan hamba-Nya yang hina dan melakukan perbuatan besar baginya. Ia memuji Allah yang setia pada janji-Nya kepada Abraham, merendahkan orang yang angkuh, serta mengangkat orang yang hina dan lapar.

Ujud & harapan

Orang mendoakan Kidung Maria untuk bersyukur atas kebaikan Allah dalam hidupnya dan dalam sejarah umat-Nya. Kidung ini juga mengajak kita berharap bersama orang kecil dan miskin, serta belajar rendah hati seperti Maria di hadapan Allah.

Kapan & cara berdoa

  1. Doakan kidung ini pada Ibadat Sore (Vesper), biasanya menjelang matahari terbenam; pada hari Minggu dan hari raya ada dua Ibadat Sore.
  2. Dalam Ibadat Harian, kidung ini diapit antifon yang berganti menurut pesta atau masa liturgi, lalu ditutup dengan doa Kemuliaan.
  3. Untuk doa pribadi, bacalah lebih dahulu kisah kunjungan Maria kepada Elisabet dalam Lukas 1:39-56.
  4. Ucapkan atau nyanyikan kidung ini perlahan sebagai doa syukur, sambil mengingat kebaikan Allah hari itu.

Asal-usul

Sejarah

Kidung Maria adalah nyanyian Bunda Maria dalam Injil Lukas 1:46-55. Maria mengucapkannya ketika ia mengunjungi Elisabet, saudaranya, dan disambut olehnya. Kidung ini hanya tercatat dalam Injil Lukas. [4]

Nama Magnificat berasal dari kata pertama teks Latin Vulgata, "Magnificat anima mea Dominum", yang berarti "Jiwaku memuliakan Tuhan". [3][6]

Tiga naskah Latin kuno (Vercellensis, Veronensis, dan Rhedigerianus) mencantumkan "Lalu kata Elisabet" sebelum kidung ini. Catholic Encyclopedia (1913) menyebut hal ini sebagai bahan diskusi yang ketika itu masih baru tentang siapa yang mengucapkan kidung tersebut. Liturgi Gereja dan Katekismus Gereja Katolik memperlakukan kidung ini sebagai kidung Maria. [3][5]

Di Gereja Barat, Kidung Maria sudah sejak masa awal menjadi kidung Ibadat Sore, sedangkan beberapa liturgi Timur memakainya dalam ibadat pagi. Menurut satu kajian, pemakaiannya dalam Ibadat Sore sudah tercatat dalam Peraturan Santo Benediktus. Ketika didoakan dalam Ibadat Harian, kidung ini ditutup dengan doa Kemuliaan, yang bukan bagian dari teks Injil Lukas. [4][6][7]

Katekismus Gereja Katolik (no. 2619) menyebut Magnificat, atau Megalynei dalam tradisi Bizantin, sebagai kidung Bunda Allah sekaligus kidung Gereja. Katekismus juga menyebutnya kidung Puteri Sion, kidung syukur atas kepenuhan rahmat, dan kidung orang "miskin" yang harapannya terpenuhi. [5]

Sumber & versi

Teks: Pemilik teks seperti tertera pada sumber. Diperiksa kata demi kata terhadap sumber pada 2026-11-05.

  1. Kidung Maria (Magnificat)

    Teks diambil dari sanyospwt.wordpress.com

    Teks doa © Pemilik teks seperti tertera pada sumber; dikutip dengan atribusi dan tautan (keputusan pemilik K2, ADR 0067).

  2. The Magnificat - The Prayer of Mary

    Teks Latin dari www.ewtn.com

    Teks Latin dikutip dengan atribusi dan tautan.

  3. Magnificat

    Diterbitkan Catholic Answers (reprint of the Catholic Encyclopedia, 1913)

    Dirujuk sebagai sumber fakta; teks sumber tetap milik penerbitnya.

  4. Magnificat (Canticle of Mary)

    Diterbitkan New Catholic Encyclopedia, via Encyclopedia.com

    Dirujuk sebagai sumber fakta; teks sumber tetap milik penerbitnya.

  5. Catechism of the Catholic Church, no. 2619

    Diterbitkan USCCB

    Dirujuk sebagai sumber fakta; teks sumber tetap milik penerbitnya.

  6. Magnificat, the Canticle of Mary: A Theological Analysis

    Diterbitkan Locus Mariologicus

    Dirujuk sebagai sumber fakta; teks sumber tetap milik penerbitnya.

  7. The Canticle of Mary

    Diterbitkan National Shrine of Mary, Mother of the Church

    Dirujuk sebagai sumber fakta; teks sumber tetap milik penerbitnya.

Boleh disalin dan dibagikan dengan mencantumkan lightofsaints.com. Hak salin