Santo & Santavatican.vaDiperingati 23 Juli2 menit baca

Santa Brigita dari Swedia: Dari Rumah Tangga ke Panggilan Baru

Santa Brigita dari Swedia, istri dan ibu delapan anak, menemukan panggilan baru setelah menjadi janda dan merintis Ordo Juru Selamat Mahakudus.

Berkati orang lain dengan membagikan kisah ini.

Boleh disalin dan dibagikan dengan mencantumkan lightofsaints.com.

Bagikan
Perempuan bangsawan abad pertengahan berkerudung putih menyodorkan mangkuk kepada lelaki tua yang berbaring di ranjang kayu dalam ruangan batu terang.
Ilustrasi Santa Brigita dari Swedia

Brigita tidak memulai hidup imannya di biara. Ia belajar percaya di rumah. Ia lahir pada 1303 di Swedia dari keluarga bangsawan, dan orang tuanya sangat saleh. Dari merekalah ia menerima iman Kristen. Kelak ia merintis sebuah ordo religius, tetapi jalannya ke sana melewati pernikahan, anak-anak, dan masa duka.

Ilustrasi gouache Santa Brigita saat kecil berdoa bersama kedua orang tuanya di rumah bangsawan Swedia, diterangi perapian.
Brigita belajar percaya di rumah, dari orang tuanya yang saleh. · Ilustrasi

Iman di tengah keluarga

Brigita menikah dengan Ulf, gubernur sebuah distrik penting di Kerajaan Swedia. Pernikahan mereka berlangsung 28 tahun dan dikaruniai delapan anak. Salah satunya, Karin, yang juga dikenal sebagai Katarina, kemudian dihormati sebagai santa.

Rumah mereka bukan hanya tempat membesarkan anak. Bersama Ulf, Brigita berdoa dengan tekun, mempelajari Kitab Suci, dan melakukan karya amal. Keduanya mengikuti Anggaran Dasar Tersier Fransiskan, yaitu aturan hidup bagi umat awam yang ingin mengikuti semangat Fransiskan. Mereka mendirikan sebuah rumah sakit kecil dan sering merawat orang sakit di sana. Brigita juga terbiasa melayani orang miskin secara langsung.

Ditinggal Ulf

Pada 1341 Brigita dan Ulf, bersama anggota keluarga lain, melakukan ziarah panjang ke Santiago de Compostela. Sepulang dari sana, pasangan itu merencanakan hidup dalam pantang. Namun, tak lama kemudian Ulf wafat di sebuah biara tempat ia mengundurkan diri.

Ilustrasi gouache Santa Brigita dan suaminya Ulf berjalan dalam ziarah pagi bersama anggota keluarga di jalan pedesaan abad pertengahan.
Pada 1341 Brigita dan Ulf, bersama keluarga, berziarah ke Santiago de Compostela. · Ilustrasi

Sebagai janda, Brigita mengambil keputusan. Ia tidak menikah lagi supaya dapat bersatu lebih erat dengan Tuhan melalui doa, tobat, dan karya amal. Ia membagikan hartanya kepada orang miskin, lalu tinggal di dekat Biara Sistersien Alvastra. Meski begitu, ia tidak pernah menjadi biarawati berkaul.

Panggilan baru

Masa itu menjadi awal panggilan baru. Menurut Paus Yohanes Paulus II, Brigita mengenali suara Kristus yang mempercayakan misi baru kepadanya dan membimbingnya selangkah demi selangkah melalui rahmat-rahmat mistik. Di Alvastra mulai pengalaman wahyu yang menyertainya sampai akhir hidup. Ia mendiktekannya kepada para bapa pengakuannya, yang menerjemahkannya dari bahasa Swedia ke bahasa Latin.

Ilustrasi gouache Santa Brigita berbicara kepada dua pengaku dosa di ruang batu, sementara seorang imam menulis pada perkamen di meja dengan cahaya lilin.
Di Alvastra, Brigita mendiktekan pengalamannya kepada para bapa pengakuannya. · Ilustrasi

Gereja mengakui kekudusan Brigita tanpa pernah memberi penilaian atas wahyu-wahyunya satu per satu. Yang diterima Gereja adalah keaslian pengalaman batinnya secara keseluruhan. Karena itu, kisah tentang suara Kristus di sini dibaca sebagai kesaksian iman, bukan catatan sejarah biasa.

Panggilan itu membawanya jauh dari rumah. Pada 1349 Brigita meninggalkan Swedia untuk selamanya dan berziarah ke Roma. Ia ingin mengikuti Yubileum, tahun suci 1350, sekaligus memohon persetujuan Paus atas Anggaran Dasar ordo yang hendak ia dirikan: Ordo Juru Selamat Mahakudus, beranggotakan rahib dan rubiah di bawah kepemimpinan seorang abdis. Sumber yang dipakai tidak mencatat kapan persetujuan itu diberikan. Di Roma, bersama putrinya Karin, ia menekuni kerasulan dan doa.

Ilustrasi gouache Santa Brigita dan putrinya Karin berlutut berdoa di gereja batu abad pertengahan Roma, diterangi jendela tinggi.
Di Roma, bersama putrinya Karin, Brigita menekuni kerasulan dan doa. · Ilustrasi

Warisan Brigita

Brigita tidak pernah kembali ke Swedia semasa hidupnya. Ia wafat pada 1373. Setahun kemudian, anak-anaknya, Birger dan Karin, membawa jenazahnya pulang ke Biara Vadstena di Swedia, pusat ordo yang ia dirikan. Ordo itu segera berkembang pesat. Pada 1391 Paus Bonifasius IX mengkanonisasinya secara meriah, dan pada 1999 Paus Yohanes Paulus II menetapkan Santa Brigita dari Swedia sebagai salah satu pelindung surgawi Eropa.

Sekilas

Diperingati
23 Juli Kalender santo
Lahir
1303, di Swedia, dari keluarga bangsawan yang saleh vatican.va
Keluarga
Menikah dengan Ulf selama 28 tahun; dikaruniai delapan anak, termasuk Karin (Katarina) yang dihormati sebagai santa vatican.va
Pendiri
Ordo Juru Selamat Mahakudus, berpusat di Biara Vadstena vatican.va
Wafat
1373 vatican.va
Kanonisasi
1391 oleh Paus Bonifasius IX vatican.va
Pelindung Eropa
Ditetapkan oleh Paus Yohanes Paulus II pada 1 Oktober 1999 vatican.va

Bawa kisah ini dalam doamu.

Konteks & sumber

Takhta Suci (vatican.va): General Audience of 27 October 2010: Saint Bridget of Sweden

Audiensi Umum 27 Oktober 2010, paragraf tentang pemakaman dan kanonisasi; Audiensi Umum 27 Oktober 2010, paragraf 2; Audiensi Umum 27 Oktober 2010, paragraf tentang periode pertama; Audiensi Umum 27 Oktober 2010, paragraf tentang periode kedua; Audiensi Umum 27 Oktober 2010, paragraf tentang kepergian ke Roma; Audiensi Umum 27 Oktober 2010, paragraf tentang hidup di Roma; Audiensi Umum 27 Oktober 2010, paragraf tentang Tanah Suci dan Avignon; Audiensi Umum 27 Oktober 2010, paragraf tentang pemak

Official holy-see source from vatican.va, supplied in the approved brief. Situs resmi Takhta Suci; parafrase dan tautan, kutipan sesuai batas. Research snapshot; rights and final paraphrase require human review.

Takhta Suci (vatican.va): Spes Aedificandi - Proclamation of the Co-Patronesses of Europe (October 1, 1999)

Spes Aedificandi, no. 11; Spes Aedificandi, no. 4; Spes Aedificandi, no. 5

Official holy-see source from vatican.va, supplied in the approved brief. Situs resmi Takhta Suci; parafrase dan tautan, kutipan sesuai batas. Research snapshot; rights and final paraphrase require human review.

Boleh disalin dan dibagikan dengan mencantumkan lightofsaints.com. Hak salin