Panduanvatican.va3 menit baca

Memilih Nama Krisma: Cara Menemukan Santo Pelindungmu

Nama krisma lebih dari nama yang enak didengar. Empat cara memilih santo pelindung yang hidupnya ingin kamu teladani, dengan contoh santo yang wafat muda.

Berkati orang lain dengan membagikan kisah ini.

Boleh disalin dan dibagikan dengan mencantumkan lightofsaints.com.

Bagikan

Jawaban singkat

Nama krisma sebaiknya dipilih karena teladan hidup santonya, bukan hanya karena bunyi atau artinya. Santo pelindung memberi teladan kasih dan mendoakan kita; Krisma sendiri mengarahkan seseorang pada persatuan yang lebih erat dengan Kristus dan tanggung jawab kerasulan.

Pilih nama krisma dari santo atau santa yang hidupnya ingin kamu teladani. Katekismus menyebut santo pelindung memberi teladan kasih, dan kita yakin akan doa perantaraannya (KGK 2156). Persiapan Krisma sendiri diarahkan supaya seseorang bersatu lebih erat dengan Kristus, lebih akrab dengan Roh Kudus, dan lebih mampu memikul tanggung jawab kerasulan dalam hidup kristiani (KGK 1309). Karena itu nama krisma sebaiknya dipilih karena teladannya, bukan hanya karena bunyinya.

1. Mulai dari kisahnya, bukan dari artinya

Arti sebuah nama memang menarik, tetapi santo pelindung adalah pribadi yang pernah hidup, berjuang, dan setia kepada Tuhan. Baca dulu kisahnya: apa yang ia hadapi, apa yang ia pilih, dan bagaimana ia berdoa. Di halaman Nama Baptis & Krisma di Light of Saints, setiap nama tertaut ke kisah santo yang memakainya.

2. Cari teladan yang kamu butuhkan sekarang

Tanyakan pada dirimu: dalam hal apa aku paling perlu belajar? Beberapa santo wafat muda, dan hidup mereka dekat dengan pergumulan remaja.

Santo Carlo Acutis adalah remaja dari Milan yang wafat pada 12 Oktober 2006 dalam usia 15 tahun. Paus Leo XIV mengkanonisasinya pada 7 September 2025, bersama Pier Giorgio Frassati.

Santo Aloysius Gonzaga adalah putra sulung keluarga bangsawan. Pada November 1585 ia melepaskan warisannya kepada adiknya untuk masuk novisiat Serikat Yesus di Roma. Ia wafat dalam usia 23 tahun setelah tertular wabah ketika merawat orang sakit. Paus Pius XI menyatakannya pelindung kaum muda Katolik pada 13 Juni 1926.

Santa Maria Goretti wafat pada 6 Juli 1902. Paus Yohanes Paulus II menulis bahwa iman yang ia terima dalam keluarga membuatnya mampu bukan hanya membela diri, tetapi juga mengampuni orang yang membunuhnya.

Santa Theresia dari Lisieux lahir pada 2 Januari 1873 dan wafat pada 30 September 1897, dalam usia 24 tahun. Paus Yohanes Paulus II menyatakannya Pujangga Gereja pada 1997.

3. Perhatikan tanggal peringatannya

Sebagian orang memilih santo yang diperingati dekat hari lahirnya atau dekat hari krismanya. Itu cara yang baik untuk mulai mencari, tetapi bukan kewajiban: Katekismus dan Kitab Hukum Kanonik tidak mengaitkan nama dengan tanggal lahir. Halaman Nama Baptis & Krisma menyusun nama menurut bulan peringatan santonya.

4. Atau pakai kembali nama baptismu

Gereja menekankan kesatuan Baptis dan Krisma. Katekismus menganjurkan wali krisma sebaiknya salah satu wali baptis (KGK 1311), dan Kitab Hukum Kanonik menyebut hal yang sama (KHK kan. 893 §2). Menurut redaksi, memakai kembali nama baptis adalah pilihan yang sejalan dengan semangat itu, bila parokimu mengizinkan.

Sebelum memutuskan

Tanyakan ke paroki apakah nama krisma diminta dan bagaimana ketentuannya. Bicarakan juga pilihanmu dengan wali krisma. Kitab Hukum Kanonik menyebut tugas wali krisma adalah menjaga agar orang yang menerima Krisma hidup sebagai saksi Kristus yang sejati (KHK kan. 892). Wali yang tahu alasan pilihanmu bisa menemanimu meneladani santo itu.

Contoh di Light of Saints

Panduan redaksi Light of Saints, disusun dari dokumen Gereja dan sumber yang tercantum. Kutipan Katekismus dan Kitab Hukum Kanonik diterjemahkan redaksi dari teks bahasa Inggris di vatican.va, sehingga kata-katanya dapat berbeda dari terjemahan resmi berbahasa Indonesia. Ketentuan tentang nama krisma dapat berbeda di setiap paroki atau keuskupan.

Konteks & sumber

Catechism of the Catholic Church, III. The Christian Name (2156-2159)

KGK 2156: santo pelindung memberi teladan kasih dan perantaraan

Dirujuk sebagai sumber fakta; teks sumber tetap milik penerbitnya.

Catechism of the Catholic Church, IV. Who Can Receive This Sacrament?

KGK 1309: tujuan persiapan Krisma; KGK 1311: wali krisma sebaiknya salah satu wali baptis

Dirujuk sebagai sumber fakta; teks sumber tetap milik penerbitnya.

Code of Canon Law, Book IV (cann. 879-958)

Kan. 892: tugas wali krisma; kan. 893 §2: sebaiknya orang yang sama dengan wali baptis

Dirujuk sebagai sumber fakta; teks sumber tetap milik penerbitnya.

Holy See, Libretto, Canonization of Pier Giorgio Frassati and Carlo Acutis, 7 September 2025

Carlo Acutis wafat 12 Oktober 2006 dalam usia 15 tahun; dikanonisasi 7 September 2025 oleh Paus Leo XIV bersama Pier Giorgio Frassati

Dirujuk sebagai sumber fakta; teks sumber tetap milik penerbitnya.

Society of Jesus, Saint Aloysius Gonzaga

Putra sulung Markis Castiglione; melepaskan warisan November 1585; wafat setelah merawat penderita wabah

Dirujuk sebagai sumber fakta; teks sumber tetap milik penerbitnya.

Pius XI, Apostolic Letters index: Singulare Illud (13 June 1926)

Surat Apostolik Singulare Illud tentang Santo Aloysius Gonzaga, pelindung kaum muda Katolik, 13 Juni 1926

Dirujuk sebagai sumber fakta; teks sumber tetap milik penerbitnya.

John Paul II, Angelus, 7 July 2002

Iman yang diterima Maria Goretti dalam keluarga membuatnya mampu membela diri dan mengampuni pembunuhnya

Dirujuk sebagai sumber fakta; teks sumber tetap milik penerbitnya.

Holy See Press Office, Bulletin, 15 October 2023

Santa Theresia dari Lisieux lahir 2 Januari 1873; dinyatakan Pujangga Gereja oleh Yohanes Paulus II pada 1997

Dirujuk sebagai sumber fakta; teks sumber tetap milik penerbitnya.

John Paul II, Divini Amoris Scientia (1997)

Santa Theresia dari Lisieux wafat 30 September 1897

Dirujuk sebagai sumber fakta; teks sumber tetap milik penerbitnya.

Boleh disalin dan dibagikan dengan mencantumkan lightofsaints.com. Hak salin