Santo & Santavatican.vaDiperingati 15 November2 menit baca

Santo Albertus Agung: Iman dan Akal Berjalan Bersama

Kisah Santo Albertus Agung, biarawan Dominikan yang meneliti alam dan karya Aristoteles dengan keyakinan bahwa akal sejalan dengan iman.

Berkati orang lain dengan membagikan kisah ini.

Boleh disalin dan dibagikan dengan mencantumkan lightofsaints.com.

Bagikan
Ilustrasi interpretatif seorang biarawan Dominikan berjubah putih dan hitam yang mengamati ranting tanaman di meja; di hadapannya ada batu mineral, buku tertutup, dan salib kayu, dengan taman di luar jendela.
Ilustrasi Santo Albertus Agung

Sejak muda, Albertus sudah tertarik mempelajari alam. Pemuda yang lahir di Jerman pada awal abad ke-13 ini pergi ke Padua, Italia, untuk belajar seni liberal, dan di kota itulah ia memilih menjadi biarawan Dominikan. Gereja mengenangnya sebagai Santo Albertus Agung, sebab menurut Paus Benediktus XVI, ia memperlihatkan bahwa iman dan ilmu tidak saling bertentangan.

Ilustrasi: Albertus muda berjalan membawa tongkat dan tas kain menuju kota berdinding di Padua saat fajar, melewati ladang dan jalan berbatu.
Albertus muda pergi dari Jerman ke Padua, Italia, untuk belajar seni liberal. · Ilustrasi

Panggilan di Padua

Selama tinggal di Padua, Albertus sering datang ke gereja para Dominikan. Menurut sumber hagiografis, yaitu kisah kehidupan orang kudus yang dirujuk Benediktus XVI, keputusannya untuk bergabung tumbuh secara bertahap. Ada keraguan yang harus ia atasi, bahkan perlawanan dari keluarganya. Sumber tidak menjelaskan seperti apa bentuk perlawanan itu.

Menurut kisah yang sama, yang menolongnya melangkah adalah relasinya yang erat dengan Allah, teladan kekudusan para frater atau biarawan Dominikan, dan khotbah Beato Yordanus dari Saxonia, penerus Santo Dominikus sebagai pemimpin Ordo Pengkhotbah. Albertus akhirnya bergabung dengan mengikrarkan kaul religius. Jubah biaranya ia terima dari Yordanus sendiri.

Ilustrasi: Albertus muda berlutut dengan tangan terbuka saat seorang frater Dominikan menyerahkan habit putih dengan mantel hitam di dalam gereja batu.
Albertus bergabung dengan Ordo Dominikan dan menerima jubah biaranya dari Beato Yordanus dari Saxonia sendiri. · Ilustrasi

Imam yang terus belajar

Setelah ditahbiskan menjadi imam, Albertus diutus mengajar di beberapa pusat studi teologi milik para Dominikan. Kecerdasannya membuka jalan untuk menyempurnakan studi teologi di Universitas Paris, universitas paling terkenal pada masa itu, dan ia mulai menulis. Minatnya meluas melampaui filsafat dan teologi: fisika, kimia, astronomi, mineralogi, botani, hingga zoologi. Caranya sederhana, yaitu mengamati, menggambarkan, dan mengelompokkan apa yang ia pelajari.

Pada zaman itu, banyak pemikir Kristen takut pada filsafat Aristoteles, seorang filsuf yang bukan Kristen. Sebagian tafsiran atas karyanya, terutama dari para komentator Arab, tampak sama sekali tidak dapat didamaikan dengan iman Kristen. Albertus memilih mempelajari karya-karya itu dengan teliti. Benediktus XVI menilai bahwa ia melakukannya karena yakin segala yang sungguh masuk akal sejalan dengan iman yang diwahyukan dalam Kitab Suci.

Guru Thomas Aquinas

Pada 1248 Albertus ditugasi membuka studium, semacam sekolah tinggi teologi, di Köln, Jerman. Dari Paris ia membawa seorang murid yang luar biasa, Thomas Aquinas. Di antara guru dan murid itu tumbuh rasa saling menghargai dan persahabatan yang ikut memajukan ilmu teologi. Ketika pemikiran Thomas mendapat keberatan, bahkan kecaman yang tidak adil, Albertus tampil menjelaskannya.

Ilustrasi: Albertus dan seorang murid Dominikan belajar di meja; Albertus menunjuk halaman kosong sebuah buku terbuka di dekat lampu minyak.
Di Köln, Albertus dan muridnya Thomas Aquinas tumbuh dalam rasa saling menghargai dan persahabatan. · Ilustrasi

Dihormati sebagai santo

Albertus wafat pada 1280 di selnya di biara Salib Suci, Köln. Tak lama kemudian, saudara-saudara sekomunitasnya sudah menghormatinya. Gereja membeatifikasinya pada 1622 dan mengkanonisasinya pada 1931; saat itu Paus Pius XI menyatakannya Pujangga Gereja. Paus Pius XII menamainya pelindung para peminat ilmu alam.

Menurut Benediktus XVI, Albertus menghayati sebuah rumusan kekudusan yang sederhana: selalu menyesuaikan diri dengan kehendak Allah, supaya ia menghendaki dan melakukan segala sesuatu hanya demi kemuliaan-Nya. Dalam penilaian itu, belajar, mengajar, dan meneliti menjadi bagian dari jawabannya kepada Allah.

Sekilas

Diperingati
15 November Kalender santo
Asal
Lahir di Jerman pada awal abad ke-13 vatican.va
Ordo
Dominikan (Ordo Pengkhotbah), bergabung saat tinggal di Padua vatican.va
Murid terkenal
Thomas Aquinas, yang dibawanya dari Paris ke Köln pada 1248 vatican.va
Wafat
1280, di biara Salib Suci, Köln vatican.va
Pengakuan Gereja
Beatifikasi 1622; kanonisasi 1931, saat Paus Pius XI menyatakannya Pujangga Gereja vatican.va
Peringatan
15 November vatican.va
Pelindung
Para peminat ilmu alam, menurut penetapan Paus Pius XII vatican.va

Bawa kisah ini dalam doamu.

Konteks & sumber

Takhta Suci (vatican.va): General Audience of 24 March 2010: Saint Albert the Great

Katekese Benediktus XVI, 24 Maret 2010, paragraf pertama setelah sapaan (kelahiran dan Padua); Katekese, paragraf yang sama (studi seni liberal); Katekese, paragraf tentang masa di Padua; Katekese, paragraf tentang masa di Padua (rujukan pada sumber hagiografis); Katekese, paragraf tentang jubah, tahbisan, dan Paris; Katekese, paragraf tentang Köln (1248); Katekese, paragraf yang sama (hubungan dengan Thomas); Katekese, paragraf tentang peran dalam Gereja dan masyarakat; Katekese, paragraf yang

Official holy-see source from vatican.va, supplied in the approved brief. Situs resmi Takhta Suci; parafrase dan tautan, kutipan sesuai batas. Research snapshot; rights and final paraphrase require human review.

Vatican News (Dikasteri Komunikasi): St. Albert the Great, Bishop and Doctor of the Church, Dominican - Information on the Saint of the Day - Vatican News

Vatican News, judul halaman Saint of the Day

Official holy-see source from vaticannews.va, supplied in the approved brief. Situs resmi Dikasteri Komunikasi; parafrase dan tautan. Research snapshot; rights and final paraphrase require human review.

Boleh disalin dan dibagikan dengan mencantumkan lightofsaints.com. Hak salin