Santo & Santavatican.vaDiperingati 3 Juli3 menit baca

Santo Tomas Rasul: Dari Ragu Menjadi Pengakuan Iman

Kisah Santo Tomas Rasul, murid yang keraguannya tentang kebangkitan Yesus berubah menjadi pengakuan iman saat ia berjumpa dengan Yesus yang bangkit.

Berkati orang lain dengan membagikan kisah ini.

Boleh disalin dan dibagikan dengan mencantumkan lightofsaints.com.

Bagikan
Ilustrasi: Tomas mengulurkan tangan ke arah telapak Yesus yang terbuka di ruang batu sederhana, disaksikan empat murid.
Ilustrasi Santo Tomas Rasul

Injil Yohanes mencatat saat genting ketika Yesus memutuskan pergi ke Betania untuk membangkitkan Lazarus. Tomas, salah satu dari Dua Belas Rasul yang dipilih langsung oleh Yesus, mengajak murid-murid lain ikut supaya mati bersama-Nya. Rasul yang dijuluki Didimus ini dikenang karena keraguannya tentang kebangkitan Yesus berubah menjadi pengakuan iman saat ia berjumpa dengan Yesus yang bangkit.

Ilustrasi: Tomas berdiri di jalan berbatu saat fajar, mengajak murid-murid ikut dan menunjuk ke jalan di antara bukit.
Tomas mengajak murid-murid lain ikut bersama Yesus ke Betania, siap mati bersama-Nya. · Ilustrasi

Pertanyaan di Perjamuan Terakhir

Kesediaan Tomas mengikuti Yesus tidak membuatnya pura-pura memahami segalanya. Pada Perjamuan Terakhir, ia terus terang mengaku tidak tahu ke mana Yesus akan pergi dan bagaimana para murid dapat mengetahui jalannya. Pertanyaan itu justru menjadi kesempatan bagi Yesus untuk menyatakan diri-Nya sebagai Jalan, Kebenaran dan Hidup. Paus Benediktus XVI, dalam sebuah audiensi umum tentang rasul ini, melihat keterusterangan semacam itu sebagai cara sejati berdoa dan berbicara kepada Yesus.

Dari ragu menjadi percaya

Keterusterangan yang sama terlihat sesudah kebangkitan. Menurut Injil Yohanes, Tomas tidak sedang bersama para murid ketika Yesus yang bangkit datang. Saat mereka berkata telah melihat Tuhan, Tomas menolak percaya. Ia baru mau percaya jika dapat melihat dan menyentuh bekas paku di tangan Yesus serta lambung-Nya. Benediktus XVI mencatat bahwa Tomas tidak keliru mencari tanda pada luka-luka itu, sebab di sanalah tampak betapa besar kasih Yesus.

Ilustrasi: Tomas mengangkat telapak tangan dengan tenang saat beberapa murid berbicara kepadanya di ruang batu yang diterangi lampu minyak.
Saat para murid berkata telah melihat Tuhan, Tomas terus terang menolak percaya. · Ilustrasi

Delapan hari kemudian, para murid kembali berkumpul, dan kali ini Tomas ada bersama mereka. Yesus datang dan mengundang Tomas melihat tangan-Nya serta menyentuh lambung-Nya. Ia meminta Tomas berhenti bersikap tidak percaya, tetapi percaya. Tomas menjawab dengan mengakui Yesus sebagai Tuhannya dan Allahnya. Sesudah itu, Yesus berkata bahwa berbahagialah mereka yang tidak melihat, namun percaya.

Benediktus XVI menyebut jawaban Tomas sebagai pengakuan iman paling indah dalam seluruh Perjanjian Baru. Ia mengutip Santo Agustinus, yang menjelaskan bahwa Tomas melihat dan menyentuh manusia Yesus, tetapi mengakui Allah yang tidak ia lihat dan sentuh. Melalui apa yang disentuhnya, Tomas menyingkirkan keraguannya. Bagi Benediktus, sabda Yesus tentang percaya tanpa melihat menjadi prinsip dasar bagi semua orang Kristen sesudah Tomas. Kisah ini menghibur orang yang merasa tidak pasti, sebab keraguan dapat menuntun pada hasil yang lebih terang daripada ketidakpastian.

Tradisi pewartaan di Asia

Kisah selanjutnya tidak lagi berasal dari Injil, melainkan dari tradisi. Benediktus XVI menyebut tradisi kuno bahwa Tomas mula-mula mewartakan Injil di Suriah dan Persia, kemudian di India Barat, hingga akhirnya India Selatan. Sebagian tradisi itu bersandar pada Kisah Tomas, karya apokrif, yaitu tulisan di luar Kitab Suci, yang ditulis atas namanya. Umat Kristen di Kerala meneruskan dari generasi ke generasi keyakinan bahwa leluhur mereka menjadi Kristen berkat pewartaan rasul ini.

Ilustrasi: Tomas berbicara dengan telapak tangan terbuka kepada sekelompok warga desa di India Selatan saat fajar.
Menurut tradisi kuno, Tomas mewartakan Injil sampai ke India Selatan. · Ilustrasi

Makam di Mylapore

Perjalanan itu, menurut tradisi yang dipegang tempat ziarah Santhome di Chennai, berakhir di dekat Mylapore, tempat Tomas dibunuh dan dimakamkan. Basilika Katedral Santhome dikenal luas sebagai gereja yang berdiri di atas makamnya. Sumber Takhta Suci yang dipakai di sini tidak menyebut kemartiran atau makam itu, sehingga rincian ini tetap dibaca sebagai tradisi setempat.

Sekilas

Diperingati
3 Juli Kalender santo
Status Gereja
Santo. Pesta Santo Tomas, Rasul, tercantum dalam kalender liturgi Vatikan yang dimuat Vatican News (3 Juli 2026). Para Rasul dihormati sejak Gereja perdana, sebelum ada proses kanonisasi formal. vaticannews.va
Peran
Salah satu dari Dua Belas Rasul yang dipilih langsung oleh Yesus; namanya muncul dalam keempat daftar para rasul di Perjanjian Baru. vatican.va
Arti nama
Menurut Benediktus XVI, nama Tomas berasal dari akar kata Ibrani yang berarti berpasangan atau kembar. Injil Yohanes beberapa kali menyebutnya Didimus, julukan Yunani yang juga berarti kembar. Alasan julukan itu tidak jelas. vatican.va
Pengakuan iman
Dalam Injil Yohanes 20:28, Tomas mengakui Yesus yang bangkit sebagai Tuhannya dan Allahnya. vaticannews.va
Tradisi pewartaan
Tradisi kuno yang disebut Benediktus XVI mengaitkan Tomas dengan pewartaan di Suriah, Persia, India Barat dan India Selatan; sebagian bersandar pada karya apokrif Kisah Tomas. vatican.va
Tempat ziarah
Basilika Katedral Santhome di Chennai, India, menurut tradisi setempat berdiri di atas makam Santo Tomas. santhomechurch.org

Bawa kisah ini dalam doamu.

Konteks & sumber

Takhta Suci (vatican.va): General Audience of 27 September 2006: Thomas, "the twin"

Audiensi Umum Benediktus XVI, 27 September 2006, paragraf 1; Audiensi Umum 27 September 2006, paragraf 1; Audiensi Umum 27 September 2006, paragraf 2; Audiensi Umum 27 September 2006, paragraf 3; Audiensi Umum 27 September 2006, paragraf 4; Audiensi Umum 27 September 2006, paragraf 5; Audiensi Umum 27 September 2006, paragraf penutup katekese

Official holy-see source from vatican.va, supplied in the approved brief. Situs resmi Takhta Suci; parafrase dan tautan, kutipan sesuai batas. Research snapshot; rights and final paraphrase require human review.

Vatican News (Dikasteri Komunikasi): Gospel and Word of the Day - 3 July 2026 - Vatican News

Word of the day, 03/07/2026, judul hari; Word of the day, keterangan program; Gospel of the day, Yoh 20:24; Gospel of the day, Yoh 20:24-25; Gospel of the day, Yoh 20:26-27; Gospel of the day, Yoh 20:28

Official holy-see source from vaticannews.va, supplied in the approved brief. Situs resmi Dikasteri Komunikasi; parafrase dan tautan. Research snapshot; rights and final paraphrase require human review.

National Shrine of St Thomas Cathedral Basilica (Archdiocese of Madras-Mylapore): Santhome Church - Our-Archdiocese

Our Archdiocese, paragraf 2

Official shrine source from santhomechurch.org, supplied in the approved brief. Research snapshot; rights and final paraphrase require human review.

National Shrine of St Thomas Cathedral Basilica (Archdiocese of Madras-Mylapore): Santhome Church - Our-History

Our History, bagian Saint Thomas

Official shrine source from santhomechurch.org, supplied in the approved brief. Research snapshot; rights and final paraphrase require human review.

Boleh disalin dan dibagikan dengan mencantumkan lightofsaints.com. Hak salin