Doa Rosario Suci
Doa tradisi Gereja. · Pemilik teks seperti tertera pada sumber
Berkati orang lain dengan membagikan doa ini.
Boleh disalin dan dibagikan dengan mencantumkan lightofsaints.com.
DOA ROSARIO
Tanda Salib
Aku Percaya
Kemuliaan
Bapa Kami
Salam Putri Allah Bapa, Salam Maria …
Salam Bunda Allah Putra. Salam Maria …
Salam Mempelai Allah Roh Kudus. Salam Maria …
Kemuliaan
Terpujilah
Peristiwa Gembira Pertama
Maria menerima kabar dari malaikat Gabriel.
“Salam hai engkau yang dikaruniai, Tuhan menyertai engkau; jangan takut, hai Maria, sebab engkau beroleh kasih karunia di hadapan Allah. Sesungguhnya engkau akan mangandung dan melahirkan seorang anak laki-laki dan hendaklah engkau namai Dia Yesus. (Lukas 1:28b, 30b-31).
Bapa, jika Engkau bersabda maka semuanya terjadi bersabdalah, ya Bapa, aku ini adalah hambamu, terjadilah padaku menurut kehendak-Mu.
Bapa Kami ….
Salam Maria …. (10 kali).
Kemuliaan ….
Terpujilah ….
Doa Fatima.
Ya Yesus yang baik, ampunilah dosa-dosa kami. Selamatkanlah kami dari api neraka, dan hantarlah jiwa-jiwa ke surga, terutama mereka yang sangat membutuhkan kerahiman-Mu. (Amin).
Peristiwa Gembira Kedua
Maria mengunjungi Elisabet.
“Diberkatilah engkau di antara semua perempuan dan diberkatilah buah rahimmu. Siapakah aku ini sampai ibu Tuhanku datang mengujungi aku. (Lukas 1: 42-43).
Bapa , hatiku memuliakan Dikau dan jiwaku bersorak-sorai, karena Engkau Allah penuh kasih. Engkau menciptakan dan memelihara kami, anak-anak-Mu.
Bapa Kami
Salam Maria …. (10 kali).
Kemuliaan ….
Terpujilah ….
Doa Fatimah ….
Peristiwa Gembira ketiga
Yesus dilahirkan di Betlehem.
Maria “melahirkan seorang anak laki-laki …, lalu dibungkusnya dengan kain lampin dan dibaringkannya di dalam palungan, karena tidak ada tempat bagi mereka dirumah penginapan”. (Lukas 2:7).
Bapa, kami bersyukur karena Engkau telah merelakan PuteraMu menjadi manusia demi menebus dan mengampuni dosa-dosa kami. Jadikanlah kami layak menjadi anak-anak-Mu.
Bapa Kami
Salam Maria …. (10 kali).
Kemuliaan
Terpujilah
Doa Fatima
Peristiwa Gembira keempat
Yesus dipersembahkan dalam bait Allah.
Simeon berkata kepada Maria, “Sesungguhnya Anak ini ditentukan untuk menjatuhkan atau membangkitkan banyak orang di Israel dan untuk menjadi suatu tanda yang menimbulkan perbantahan. Kelak suatu pedang akan menembus jiwamu sendiri. (Lukas 2:34-35).
Bapa, kami mempersembahkan segenap diri kami kepada-Mu. Terimalah kami sebagi persembahan yang layak, demi jasa Putera-Mu, Juruselamat kami.
Bapa Kami
Salam Maria …. (10 kali).
Kemuliaan
Terpujilah
Doa Fatima
Peristiwa Gembira Kelima
Yesus diketemukan dalam Bait Allah.
“Mengapa kamu mencari Aku? Tidakkah kamu tahu, bahwa Aku harus berada di dalam rumah Bapa-Ku? tetapi mereka tidak mengerti apa yang dikatakan-Nya kepada mereka. (Lukas 2:49-50).
Bapa, Putera-Mu sepenuhnya hidup demi kemuliaan-Mu dan keselamatan kami. bentuklah kami menjadi serupa dengan Putera-Mu.
Bapa Kami
Salam Maria …. (10 kali).
Kemuliaan
Terpujilah
Doa Fatima
Peristiwa Sedih Pertama
Yesus berdoa kepada Bapa-Nya di surga dalam sakratul maut.
“Ya Bapa-Ku, jikalau Engkau berkenan, ambilah cawan ini dari hadapan-Ku, tetapi janganlah menurut kehendak-Ku, melainkan kehendakMu yang terjadi”
(Matius 26:39).
Bapa, ajarilah kami selalu mengikuti kehendak-Mu, pada saat kami dicobai, Engkau pasti menyertai kami sebagai Bapa, karena Engkau sangat menyayangi kami.
Bapa Kami ….
Salam Maria …. (10 kali).
Kemuliaan ….
Terpujilah ….
Doa Fatima.
Ya Yesus yang baik, ampunilah dosa-dosa kami. Selamatkanlah kami dari api neraka, dan hantarlah jiwa-jiwa ke surga, terutama mereka yang sangat membutuhkan kerahiman-Mu.
(Amin).
Peristiwa Sedih Kedua
Yesus didera.
“Mereka memukul kepala-Nya dengan buluh, dan meludahi-Nya dan berlutut menyembah-Nya. Sesudah mengolok-olok Dia, mereka menanggalkan jubah ungu yang dipakai-Nya dan mengenakan lagi pakaian-Nya kepadaNya”. (Markus 15:19-20a).
Bapa, berilah kami rahmat untuk selalu mengingat sengsara Putera-Mu, agar kami dapat berdiri teguh dan memikul salib dengan kasih.
Bapa Kami
Salam Maria …. (10 kali).
Kemuliaan ….
Terpujilah ….
Doa Fatima ….
Peristiwa Sedih Ketiga
Yesus dimahkotai duri.
“Mereka menganyam sebuah mahkota duri dan menaruhnya di atas kepala-Nya. Kemudian mereka mulai memberi hormat kepada-Nya, katanya “Salam, hai raja orang Yahudi!” (Markus 15:17-18).
Bapa, Putera-Mu dimahkotai duri, tetapi Ia tidak pernah membenci algojonya. Ajarilah kami mengampuni dan memberkati sesama kami.
Bapa Kami
Salam Maria …. (10 kali).
Kemuliaan
Terpujilah
Doa Fatima
Peristiwa Sedih Keempat
Yesus memanggul salib-Nya ke gunung Kalvari.
“Sambil memikul salib-Nya, Ia pergi ke luar ketempat yang bernama tempat Tengkorak yang dalam bahasa Ibrani disebut Golgota”. (Yohanes 19:16b).
Bapa, ajarilah kami memikul salib kehidupan ini tanpa mengeluh dan dengan penuh iman, supaya kami sungguh serupa dengan Yesus Putera-Mu sendiri.
Bapa Kami
Salam Maria …. (10 kali).
Kemuliaan
Terpujilah
Doa Fatima
Peristiwa Sedih Kelima
Yesus wafat di salib.
“Yesus berseru dengan suara nyaring “Ya Bapa, ke dalam tangan-Mu Ku serahkan nyawa-Ku” Sesudah berkata demikian Ia menyerahkan nyawa-Nya”
(Lukas 23:48).
Bapa, hadirlah dekat kami bersama Putera dan Roh-Mu pada saat kami menghadapi kematian, dan terimalah kami dalam Kerajaan kasih-Mu yang kekal.
Bapa Kami
Salam Maria …. (10 kali).
Kemuliaan
Terpujilah
Doa Fatima
Peristiwa Mulia Pertama
Yesus bangkit dari antara orang-orang mati.
“Malaikat itu berkata, janganlah kamu takut, sebab aku tahu kamu mencari Yesus yang disalibkan itu, Ia tidak ada di sini, sebab Ia telah bangkit, sama seperti yang dikatakan-Nya. (Matius 28:5-6).
Bapa mampukanlah kami melanjutkan misi Putera-Mu, yaitu memberitakan Injil kepada semua orang agar kerajaan-Mu menjadi nyata di bumi ini.
Bapa Kami ….
Salam Maria …. (10 kali).
Kemuliaan ….
Terpujilah ….
Doa Fatima.
Ya Yesus yang baik, ampunilah dosa-dosa kami. Selamatkanlah kami dari api neraka, dan hantarlah jiwa-jiwa ke surga, terutama mereka yang sangat membutuhkan kerahiman-Mu. (Amin).
Peristiwa Mulia Kedua.
Yesus naik ke surga.
“Sesudah Ia mengatakan demikian, Ia diangkat ke surga disaksikan oleh mereka, dan awan menutupi-Nya dari pandangan mereka. “Hai orang Galilea, mengapa kamu berdiri melihat langit? Yesus ini yang diangkat ke surga meninggalkan kamu, akan kembali dengan cara yang sama seperti kamu lihat Dia naik ke surga” (Kisah Para Rasul 1:9-11).
Bapa, Engkau tumpuan hidup dan harapan kami. Tanamkanlah dalam diri kami keyakinan bahwa Engkau menyertai kami selalu hingga akhir zaman.
Bapa Kami
Salam Maria …. (10 kali).
Kemuliaan ….
Terpujilah ….
Doa Fatima ….
Peristiwa Mulia Ketiga.
Roh Kudus turun atas Para Rasul.
“Tiba-tiba terdengarlah bunyi dari langit seperti tiupan angin keras yang memenuhi seluruh rumah dimana mereka duduk…. lalu mereka semua dipenuhi Roh Kudus, dan ,mulai berbicara dalam bahasa lain, seperti yang diberikan oleh Roh itu kepada mereka untuk dikatakan”. (Kisah Para Rasul 2:2-4).
Bapa, semoga Roh Kudus-Mu membimbing hidup kami dalam kasih dan kebenaran-Mu, serta menjadikan kami layak di hadapan-Mu.
Bapa Kami
Salam Maria …. (10 kali).
Kemuliaan
Terpujilah
Doa Fatima
Peristiwa Mulia Keempat.
Maria diangkat ke surga.
“Jikalau kita percaya bahwa Yesus telah mati dan telah bangkit, maka kita percaya juga bahwa dengan perantaraan Yesus, Allah akan mengumpulkan bersama-sama dengan Dia mereka yang telah meninggal. Sesudah itu kita yang hidup, yang masih tinggal akan diangkat bersama-sama dengan mereka dalam awan menyongsong Tuhan di angkasa. Demikianlah kita akan selama-lamanya bersama-sama dengan Tuhan”. (1 Tesalonika 4:14, 17).
Bapa, berilah kami iman yang hidup, dan jadikanlah kami saksi-Mu di hadapan sesama kami.
Bapa Kami
Salam Maria …. (10 kali).
Kemuliaan
Terpujilah
Doa Fatima
Peristiwa Mulia Kelima.
Maria dimahkotai di surga.
“Tampaklah suatu tanda besar dilangit ; seorang perempuan berselubungkan matahari dengan bulan dibawah kakinya dan sebuah mahkota dari dua belas bintangdiatas kepalanya”.
(Wahyu 12: 1).
Bapa, satu-satunya sumber kasih sejati, kobarkanlah dalam diri kami semangat kasih-Mu kepada Bunda Putera-Mu sebab kami memandangnya sebagai teladan pengikut Yesus.
Bapa Kami
Salam Maria …. (10 kali).
Kemuliaan
Terpujilah
Doa Fatima
Peristiwa Terang Pertama.
Yesus dibaptis di Sungai Yordan.
“Sesudah dibaptis, Yesus segera keluar dari air dan pada waktu itu juga langit teerbuka dan Ia melihatRoh Allah seperti burung merpati turun ke atas-Nya, lalu terdengarlah suara dari surga yang mengatakan.. “Inilah Anak-Ku yang terkasih kepada-Nyalah Aku berkenan.” (Matius 3:16-17).
Bapa, kami pun Engkau beri misi sebagai anak-Mu dan pengikut Yesus. Buatlah kami menerima tugas itu dengan hati terbuka dan penuh suka cita.
Bapa Kami ….
Salam Maria …. (10 kali).
Kemuliaan ….
Terpujilah ….
Doa Fatima.
Ya Yesus yang baik, ampunilah dosa-dosa kami. Selamatkanlah kami dari api neraka, dan hantarlah jiwa-jiwa ke surga, terutama mereka yang sangat membutuhkan kerahiman-Mu. (Amin).
Peristiwa Terang Kedua.
Yesus menyatakan diri-Nya dalam pesta pernikahan di Kana.
Atas permintaan Maria, bunda-Nya, Yesus mengatasi kekurangan anggur. “Hal itu dilakukan Yesus … sebagai yang pertama dari tanda-tanda-Nya dan dengan itu, Ia telah menyatakan kemuliaan-Nya, dan murid-murid-Nyq percaya keepada-Nya” (Yohanes 2:11).
Bapa, tolonglah kami mampu menghadapi setiap masalah hidup ini dengan tenang sambil mengandalkan kasih-Mu kepada kami.
Bapa Kami
Salam Maria …. (10 kali).
Kemuliaan ….
Terpujilah ….
Doa Fatima ….
Peristiwa Terang Ketiga.
Yesus memberitakan Kerajaan Allah dan menyerukan Pertobatan.
Bertobatlah, sebab kerajaan surga sudah dekat! “Yesus pun berkeliling di seluruh Galilea; Ia mengajar dalam rumah-rumah ibadat dan memberitakan injil Kerajaan Surga serta menyembuhkan orang-orang diantara bangsa itu”. (Matius 4:17, 23).
Bapa, pertobatkanlah kami. Ampunilah dosa kami. Jadikanlah kami mampu mengampuni orang yang telah menyakiti kami.
Bapa Kami
Salam Maria …. (10 kali).
Kemuliaan
Terpujilah
Doa Fatima
Peristiwa Terang keempat.
Yesus menampakkan kemuliaan-Nya.
Yesus berubah rupa disebuah gunung tinggi. Wajah-Nya bercahaya seperti matahari. Allah bersabda kepada tiga rasul Yesus, “Inilah Anak-Ku yang terkasih, kepada-Nyalah Aku berkenan, dengarkanlah Dia”. (Matius 17:2-5).
Bapa, ajarlah kami mendengarkan Yesus dan sepenuhnya menerima ajaran-Nya. Izinkanlah kami semakin mengenal Dia, terutama dalam sengsara-Nya.
Bapa Kami
Salam Maria …. (10 kali).
Kemuliaan
Terpujilah
Doa Fatima
Peristiwa Terang Kelima.
Yesus menetapkan Ekaristi.
Yesus mengambil roti, mengucap syukur, memecah-mecahkannya lalu memberikannya kepada mereka dan berkata, “Ambillah, inilah tubuh-Ku. Sesudah itu Ia mengambil cawan, mengucap syukur lalu memberikannya kepada mereka. Ia berkata, “Inilah darah-Ku yang ditumpahkan bagi banyak orang”. (Markus 14:22-24).
Bapa, sucikan dan kuduskanlah kami pada saat kami menerima Tubuh dan Darah Putera-Mu yang terkasih; pakailah kami sekehendak-Mu.
Bapa Kami
Salam Maria …. (10 kali).
Kemuliaan
Terpujilah
Doa Fatima
Doa penutup :
Salam, Ya Ratu, Bunda yang berbelas kasih, hidup, hiburan dan harapan kami. Kami semua memanjatkan permohonan, kami amat susah, mengeluh, mengesah dalam lembah duka ini. Ya Ibunda, ya pelindung kami, limpahkanlah kasih sayangMu yang besar kepada kami. Dan Yesus, PuteraMu yang terpuji itu, semoga Kau tunjukkan kepada kami. O Ratu, O ibu, O Maria, Bunda Kristus.
Doakanlah kami, ya Santa Bunda Allah.
Supaya kami dapat menikmati Janji Kristus.
Marilah Berdoa : “Ya Allah, Putera-Mu telah memperoleh bagi kami ganjaran kehidupan kekal melalui hidup, wafat dan kebangkitan-Nya. Kami mohon, agar dengan merenungkan misteri Rosario Suci Santa Perawan Maria, kami dapat menghayati maknanya dan memperoleh apa yang dijanjikan. Demi Kristus, Tuhan kami. Amin.”
Makna singkat
Rosario adalah doa renungan: sambil mendaraskan Bapa Kami, Salam Maria, dan Kemuliaan, kita merenungkan peristiwa gembira, terang, sedih, dan mulia dalam hidup Yesus Kristus. Salam Maria yang diulang berakar pada salam malaikat dan Elisabet (Luk 1:28.42).
Ujud & harapan
Umat mendoakan Rosario untuk keluarga, perdamaian, orang sakit, orang yang sudah meninggal, dan berbagai pergumulan pribadi. Yang boleh diharapkan adalah hati yang semakin tenang dan dekat dengan Kristus, sambil menyerahkan segala permohonan kepada kehendak Allah.
Kapan & cara berdoa
- Awali dengan Tanda Salib, Aku Percaya, Bapa Kami, tiga kali Salam Maria, dan Kemuliaan.
- Untuk setiap peristiwa (satu persepuluhan), sebutkan peristiwanya dan bacalah ayat Kitab Suci yang pendek bila ada, lalu doakan Bapa Kami, sepuluh kali Salam Maria, dan Kemuliaan; banyak orang menambahkan Doa Fatima.
- Satu putaran terdiri atas lima peristiwa. Ada empat kelompok peristiwa: gembira, terang, sedih, dan mulia.
- Menurut kebiasaan umum: Senin dan Sabtu peristiwa gembira, Selasa dan Jumat peristiwa sedih, Rabu dan Minggu peristiwa mulia, Kamis peristiwa terang.
- Tutuplah dengan Salam Ratu atau doa penutup lain, lalu Tanda Salib.
- Rosario dapat didoakan sendiri, bersama keluarga, atau dalam kelompok, dan secara khusus pada bulan Mei dan Oktober.
Asal-usul
Sejarah
Berdoa dengan untaian butir sudah dikenal di kalangan rahib Timur; Catholic Encyclopedia menyebut penggunaan umum rosario yang pertama terjadi di antara para rahib di Timur. Para ahli juga mengajukan dugaan bahwa umat awam meniru para rahib yang mendaraskan 150 Mazmur setiap hari dengan mendoakan 150 kali Bapa Kami, kadang dihitung pada tali bersimpul. Ini salah satu jalur yang diduga menuju Rosario. [2][5]
Susunan Rosario berkembang sedikit demi sedikit antara abad ke-12 dan ke-15. Pada abad ke-16, bentuk lima persepuluhan dengan tiga kelompok peristiwa (gembira, sedih, mulia) menjadi bentuk yang baku. [4]
Para Bollandis menelusuri tradisi bahwa Santo Dominikus menerima Rosario sampai ke khotbah seorang Dominikan, Alanus de Rupe (Alan de la Roche), sekitar tahun 1470–1475. Catholic Encyclopedia juga tidak menemukan bukti yang cukup tentang adanya persaudaraan Rosario sebelum perempat terakhir abad ke-15. [2]
Tradisi · Menurut tradisi, pada tahun 1571 Paus Pius V meminta umat mendoakan Rosario bagi armada Kristen di Lepanto. Kemenangan dalam pertempuran itu dikaitkan dengan doa ini dan melahirkan pesta Santa Perawan Maria Ratu Rosario, yang semula disebut Bunda Kemenangan. [4]
Pada tahun 2002 Paus Yohanes Paulus II menerbitkan surat apostolik Rosarium Virginis Mariae. Surat itu menyatakan bahwa Rosario terbentuk secara bertahap pada milenium kedua, dan menambahkan lima peristiwa terang yang merenungkan karya Yesus di depan umum. [3][6]
Sumber & versi
Teks: Pemilik teks seperti tertera pada sumber. Diperiksa kata demi kata terhadap sumber pada 2026-11-05.
- Doa Rosario Santa Maria - Paroki Pulo Gebang - KAJ
Teks diambil dari www.parokipulogebang.org
Teks doa © Pemilik teks seperti tertera pada sumber; dikutip dengan atribusi dan tautan (keputusan pemilik K2, ADR 0067).
- Rosary (Catholic Encyclopedia, 1907–1912)
Diterbitkan Catholic Answers (reprint of the original Catholic Encyclopedia)
Dirujuk sebagai sumber fakta; teks sumber tetap milik penerbitnya.
- Rosarium Virginis Mariae on the Most Holy Rosary (16 October 2002)
Diterbitkan Libreria Editrice Vaticana (vatican.va)
Dirujuk sebagai sumber fakta; teks sumber tetap milik penerbitnya.
- The History of the Rosary
Diterbitkan EWTN (Fr. William Saunders)
Dirujuk sebagai sumber fakta; teks sumber tetap milik penerbitnya.
- Rosary
Diterbitkan New World Encyclopedia
Dirujuk sebagai sumber fakta; teks sumber tetap milik penerbitnya.
- On the Most Holy Rosary (Rosarium Virginis Mariae)
Diterbitkan Catholic Culture (text of the apostolic letter)
Dirujuk sebagai sumber fakta; teks sumber tetap milik penerbitnya.
Boleh disalin dan dibagikan dengan mencantumkan lightofsaints.com. Hak salin